Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Sanjaya : Pemkab Tabanan Lakukan Berbagai Upaya Tanggulangi Dampak Covid-19

Bali Tribune / Wabup Sanjaya jadi pembicara di Webinar Universitas Tabanan (Untab) melalui Video Conference, Jumat (3/7).
balitribune.co.id | Tabanan – Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menyampaikan bahwa kita bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Tabanan dan Bali telah beberapa kali mengalami krisis. Namun krisis saat inilah (Pandemi Covid-19) paling dirasakan dampaknya. Karena dampaknya sangat merambah di bebagai sektor kehidupan.

Hal itu disampaikan Wabup Sanjaya saat menjadi pembicara di Webinar Universitas Tabanan (Untab) dengan tema Dampak Pandemic Covid-19 Terhadap Perekonomian Kabupaten Tabanan pada Era New Normal, melalui Video Conference, Jumat (3/7).

“Inilah betul-betul ujian yang sangat berat bagi bangsa kita khususnya di Tabanan dan Bali pada umumnya, begitupun di Dunia,”ungkapnya.

Selain Wabup Sanjaya, Webinar tersebut juga mendatangkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Dr.I Ketut Djayastra, dan diikuti ratusan orang mulai dari Rektor dan Dosen Universitas Tabanan serta kalangan umum.

Lebih lanjut Wabup Sanjaya mengatakan, terhadap dampak yag disebabkan oleh Covid-19 di Tabanan ini Pemkab telah melakukan berbagai upaya termasuk pemulihan perekonomian di Kabupaten Tabanan, apalagi mejelang memasuki kehidupan new normal.

Ia menjelaskan, pandemic tersebut telah mengakibatkan ditutupnya 347 usaha pariwisata, 49 hotel, 75 villa, 129 pondok wisata, dan 26 DTW di kabupaten Tabanan. Begitupun dengan menurunnya permintaan produk pertanian dan UMKM serta dirumahkannya 5.189 orang, kehilangan pekerjaan 22.457 orang dan PHK 606 orang di Kabupaten Tabanan.

Namun Ia juga tidak memungkiri, sejak pandemic ini melanda Tabanan, ada dampak positif yang ditimbulkan di sektor pertanian. “Di saat pandemic anak anak muda Tabanan justru lebih memperhatikan sektor pertanian. Mudah-mudahan pandemic ini juga membawa berkah untuk pertanian Kabupaten Tabanan,” ujar Wabup Sanjaya.

Disamping itu, dengan lahan yang mencukupi, pihaknya berupaya memaksimalkan sektor pertanian sebagai sektor unggulan di Kabupaten Tabanan di masa pandemic ini. Hal itu diwujudkan dengan cara pemberian bibit kepada petani, merubah mindset masyarakat untuk beralih ke sektor pertanian, memaksimalkan OPD dan mempasilitasi petani.

Untuk mewujudkan hal tersebut Wabup Sanjaya meminta kerjasama dari seluruh stakeholder agar selalu disiplin dan jujur menerapkan protap kesehatan Covid-19, seperti memakai masker, hand snitizer dan lain sebagainya. Sehingga menjelang kehidupan baru, Tabanan Aman dan Produktif dapat diwujudkan.

“Kuncinya sekarang disiplin menerapkan protap kesehatan dan jujur dalam penanganan. Kalau itu dilaksanakan secara disiplin, Saya yakin Covid ini bisa berlalu secepatnya sambil menunggu adanya vaksin,” imbuhnya.

Rektor Untab memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Wabup Sanjaya untuk berbagi pengetahuan tentang upaya penanggulangan Covid-19 di Tabanan dalam webinar ini. Selain itu, Ia juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak di Kabupaten Tabanan atas dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tabanan.

Ia menambahkan , penerapan new normal di kabupaten Tabanan ini merupakan pilihan yang sangat sulit namun harus dilaksanakan, mengingat perekonomian semakin terpuruk. “Dalam penerapan ini pasti ada resiko, dan inilah tantangan Pemerintah bagaimana menyiapkan sarana dan prasarana yang lebih memadai,” pintanya.

wartawan
Redaksi
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.