Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Bali Cok Ace Hadiri Penyampaian Pandangan Umum Fraksi, Raperda APBD 2019 dan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

PANDANGAN UMUM - Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) usai mendengarkan penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terkait Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 dan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dalam Rapat Paripurna ke 12 DPRD Provinsi Bali, masa persidangan ke III tahun sidang 2018, Selasa ( 9/10).

BALI TRIBUNE - Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menghadiri penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terkait Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 dan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dalam Rapat Paripurna ke 12 DPRD Provinsi Bali, masa persidangan ke III tahun sidang 2018, Selasa ( 9/10).  Dalam sidang paripurna yang dihadiri Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali dan Anggota DPRD Provinsi Bali disampaikan lima pandangan umum fraksi terhadap kedua Raperda diatas.  Fraksi Partai Demokrat dalam pandangan umum fraksinya yang dibacakan oleh I Komang Nova Dewi Putra, meminta agar Pemprov Bali lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi sumber-sumber pendapatan baru namun sedapat mungkin tidak membebani masyarakat. Hal senada juga disampaikan oleh Fraksi Partai Gerindra dalam pandangan umumnya yang dibacakan oleh I Wayan Tagel Arjana dimana penyusunan dan pembahasan APBD harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas, rasionalitas dan akuntabilitas serta implementasinya harus tepat sasaran dalam merespon kebutuhan prioritas masyarakat, sumber-sumber pendapatan terus digali, dipertimbangkan dan segera mungkin untuk diwujudkan.  Fraksi Partai Golongan Karya dalam pandangan umum fraksi yang dibacakan oleh I Made Suardana, ST menyampaikan agar langkah-langkah baru segera diambil duna mendongkrak pendapatan daerah sehingga struktur APBD semakin sehat. Fraksi Panca Bayu dalam pandangan umumnya yang dibacakan oleh Kadek Nuartana meminta Gubernur mengatasi kendala pembanguanan Bali dengan peningkatan peran swasta yang salah satunya peningkatan pendanaan konstribusi dana CSR dan peningkatan sinergitas pembangunan. Terkait Raperda tentang pengelolaan barang milik daerah, sebagian besar fraksi dalam pandangannya menyampaikan bahwasannya penataan dan pengoptimalan pemanfaatan Barang Milik Daerah sangat penting sebagai salah satu upaya menambah penghasilan daerah, untuk itu penetapan Raperda menjadi perda dapat disetujui . 

wartawan
Release
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.