Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Sudikerta ; Banten Tidaklah Harus Mewah dan Besar-besaran

Yadnya
Yadnya yang dihaturkan dalam bentuk banten tidaklah harus mewah dan besar-besaran. Tampak, Wagub Sudikerta saat nunas wangsuh pada Ida Bhatara Sesuhunan di Pura Dalem Desa Pakraman Lebih, Gianyar, Jumat (9/6) lalu.

BALI TRIBUNE - Wagub Ketut Sudikerta didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengikuti persembahyangan bersama dengan warga Desa Pakraman Lebih Kabupaten Gianyar akhir pekan lalu. Persembahyangan itu dilaksanakan serangkaian dengan kegiatan ritual Pujawali di Pura Dalem desa pakraman setempat.

Disela-sela kegiatan Wagub Sudikerta menyampaikan, pelaksanaan upacara sebagai bentuk rasa bhakti dan wujud rasa syukur atas berkah ISHWW seyogyanya terus ditingkatkan oleh umat Hindu.

Persembahan yadnya yang dihaturkan dalam bentuk banten, menurut Wagub Sudikerta tidaklah harus mewah dan besar-besaran, namun harus lengkap sesuai tertuang dalam sastra agama, baik itu berisi pala bungkah, pala gantung, jajanan dan hiasan canang yang dkreasi sedemikian rupa dengan nilai seni tinggi.

“Bikin banten yang dihaturkan kehadapan ISHWW itu sarananya harus lengkap, baik dari isi jajanannya, harus berisi pala bungkah dan pala gantung, serta tetuasan canangnya, karena masing-masing isi banten itu memiliki makna yang menjadi penyempurna satu upacara yadnya,” ujar Sudikerta.

Lanjut dikatakan Wagub Sudikerta, sarwa pala yang digunakan sebagai sarana upacara ada baiknya apabila berasal dari hasil panen hasil bumi umat itu sendiri.

“Sarwa pala sebaiknya dari hasil bumi sendiri, karena sarwa pala tersebut merupakan perwujudan dari bhuana agung atau alam ini,” imbuh Sudikerta.

Lebih jauh, Wagub Sudikerta berharap pelaksanaan Yadnya bisa menjadi perekat rasa kekeluargaan dan kebersamaan diantar warga sehingga bisa membangun semangat gotong royong demi kelancaran upacara yadnya dan kehidupan bermasyarakat yang baik dilingkungannya.

Sementara itu, Kelian Desa Pakraman Lebih Dewa Gede Piyadnya menerangkan, karya pujawali yang dilaksanakan itu merupakan upacara rutin yang digelar tiap 6 bulan sekali yang jatuh tiap rahina purnamaning jyiestha.

Lebih jauh Ia menjelaskan , Desa Pakraman Lebih memiliki 2 banjar adat yakni banjar Lebih Beten Kelod dan banjar Lebih Duur Kaja. Masing-masing banjar berperan ngemong pelaksanaan pujawali pura kahyangan di desa tersebut.

“Untuk Pura Puseh Bale Agung diemong banjar Lebih Duur Kaja dan Pura Dalem diemong banjar Lebih Beten Kelod,”terang Dewaa Piyadnya.

Ia pun menyapaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Wagub Sudikerta sebagai saksi pelaksanaan pujawali tersebut.

wartawan
release
Category

Finis ke-12 di Prancis, Ramadhipa Kokoh di 5 Besar Klasemen Moto3 Junior

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, Muhammad Kiandra Ramadhipa, amankan empat poin sebelum rehat balap tengah musim. Berlangsung di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis pada Minggu (26/07/2026), pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini finish ke-12. Hasil ini membuat cah Sleman ini berada di 5 besar klasemen sementara.

Baca Selengkapnya icon click

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.