balitribune.co.id I Denpasar - I Wayan Mariyana Wandira terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Bali 2026/2030 melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) MI Bali di Warung UZO Madu Sedana, Sanur, Selasa (28/4/2026) malam.
Dari seluruh Pengkab dan Pengkot MI se-Bali yang hadir pada Musprovlub yang dipandu Ketua Koordinator Wilayah II PB MI, Nurdin Longgari, sepakat mempercayakan jabatan Ketum Pengprov MI Bali kepada Wandira, yang juga Ketum Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Bali ini.
Ditemui seusai Musprovlub MI Bali, Wandira yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini mengatakan, Musprovlub diselenggarakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketum MI Bali untuk menentukan kepengurusan definitif.
“Bersyukur Musprovlub MI Bali berjalan lancar, dan jabatan sebagai Ketum MI Bali definitif yang dipercayakan kepada saya merupakan amanah yang harus diemban dan dilaksanakan,” ujar Wandira.
Wandira berharap dengan kepengurusan yang definitif prestasi muaythai Bali bisa lebih baik dibanding sebelumnya. Ia menambahkan, saat dipegang oleh pelaksana tugas, MI Bali terbatas sekali mengirimkan atletnya ke kejuaraan level nasional maupun internasional.
Secara terpisah Ketua Korwil II PB MI, Nurdin Longgari mengatakan pihaknya mengapresiasi pelaksanaan Musprovlub MI Bali yang damai dan penuh makna.
“Bali luar biasa, kekeluargaannya sangat bagus, kuat. Kalaupun ada intrik-intrik di luar itu merupakan dinamika dalam sebuah organisasi dan hal wajar dan bagi saya itu bukan masalah besar,” ujar Nurdin Longgari.
Dia menambahkan, sejumlah provinsi memang ada yang di-Plt dan seorang Plt harus mempersiapkan Musprovlub maksimal dalam waktu tiga bulan. Musprovlub MI Bali, lanjut dia, adalah yang pertama di tahun 2026 dari beberapa daerah yang Plt.
Terkait terpilihnya secara aklamasi I Wayan Mariyana Wandira sebagai Ketum MI Bali 2026/2030, Nurdin mengatakan PB MI menaruh harapan besar kepada Wandira untuk memajukan cabor ini di Bali.
Terlebih, lanjut dia, akan ada PON Beladiri pada Oktober 2026 di Sulawesi Utara dan beberapa kejuaraan tingkat nasional. Di sini peran pengurus definitif di bawah ketum Wandira sangat vital untuk mempersiapkan atletnya.