Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Pendatang Korban Kebakaran di Jalan Nakula Segera Dipulangkan

Dipulangkan
Bali Tribune / DIPULANGKAN - Warga pendatang korban kebakaran di pemukiman bedeng di Jalan Nakula Denpasar akan dipulangkan ke daerah asal.

balitribune.co.id I Denpasar - Pasca kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod Denpasar, selain menyisakan puing abu juga banyak warga korban yang masih memilih bertahan tinggal di penampungan. Akibatnya, mereka yang merupakan warga pendatang luar Bali ini justru menimbulkan adanya penumpukan sampah liar, selain pihak tak tak bertanggung jawab yang membuang sampah ke lokasi kebakaran.

Menyikapi ini, Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah penertiban pascakebakaran yang terjadi di Jalan Nakula, Banjar Mergaya. Selain memastikan penanganan kebencanaan dan bantuan bagi warga terdampak, Pemkot Denpasar akan menutup aktivitas pembuangan sampah liar di lokasi tersebut.

Lokasi yang terbakar sebelumnya dimanfaatkan sebagai kawasan permukiman kumuh sekaligus tempat pembuangan dan pemilahan sampah. Kondisi penumpukan sampah di area tersebut menjadi salah satu persoalan yang kini mendapat perhatian serius dari Pemkot Denpasar.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, mengatakan penanganan dari sisi kebencanaan telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Badung yang turut membantu proses pemadaman. “Dari sisi kebencanaan, kita telah melaksanakan pemadaman bekerja sama dengan Badung. Astungkara, itu bisa sampai clear,” ujar Jaya Negara.

Selain penanganan kebakaran, Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah menyalurkan bantuan logistik serta kebutuhan dasar kepada warga yang terdampak.

“Dari sisi kemanusiaan, kami tetap melakukan bantuan melalui Dinas Sosial. Bantuan ada untuk anak-anaknya, paket-paket perlengkapan yang ada di BPBD dan Dinas Sosial sudah kita kerahkan, termasuk berkoordinasi dengan musala di sana,” ungkapnya.

Jaya Negara mengatakan perhatian pemerintah juga diarahkan kepada warga terdampak yang kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran. Pemkot Denpasar, kata dia, telah menyiapkan alokasi anggaran untuk memfasilitasi pemulangan warga ke daerah asal.

“Bagi warga yang terdampak, memang kita harus pulangkan karena sudah tidak ada pekerjaan lagi. Itu kita siapkan anggaran untuk pemulangan ke tempat asalnya,” jelasnya.

Pemkot Denpasar memastikan aktivitas pembuangan sampah liar di kawasan tersebut akan dihentikan. Jaya Negara menjelaskan, lahan yang menjadi lokasi kebakaran merupakan lahan sewaan milik pribadi yang selama ini dimanfaatkan untuk pemilahan sampah organik serta pengelolaan sampah restoran dari luar wilayah Denpasar.

Pengelolaan yang dinilai tidak maksimal menyebabkan sampah menumpuk di lokasi tersebut. “Yang jelas, kami tutup dari pembuangan sampah liar. Silakan menyewa lahan, tapi pemanfaatannya (untuk pembuangan sampah) yang kita larang,” tegasnya.

Pemerintah menegaskan akan mengambil tindakan terhadap kendaraan atau armada yang masih kedapatan membawa sampah ke lokasi tersebut. Kendaraan yang ditemukan mengangkut dan membuang sampah secara ilegal akan ditahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkot Denpasar juga memastikan penanganan terhadap warga terdampak tetap menjadi prioritas, baik melalui bantuan kebutuhan dasar maupun fasilitasi pemulangan bagi warga yang sudah kehilangan mata pencaharian. 

wartawan
JRO
Category

Dukung Pencegahan Stunting, Pemkot Denpasar Luncurkan Dapur Abhipraya

balitribune.co.id I Denpasar - Guna mendukung upaya pencegahan Stunting, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar melaksanakan peluncuran Dapur Abhipraya yang terletak di Rumah Kula Abhi Praya, Jalan Gatut Subroto IVF, Kota Denpasar, sebagai bagian dari semangat Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Digempur Produk Modern, Permintaan Gerabah untuk Kebutuhan Upacara Adat Masih Stabil

balitribune.co.id I Mangupura - Pembuatan gerabah tradisional hingga saat ini masih ditekuni salah satu perajin di Desa Kapal Kabupaten Badung. Pasalnya, gerabah yang terbuat dari tanah liat tersebut kerap dibeli masyarakat yang akan melaksanakan upacara Pengabenan. Sehingga gerabah menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa lepas dari upacara adat Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati, Wabup dan Ketua DPRD Badung Sambut Silaturahmi Kajari Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam suasana hangat dan kekeluargaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badung yang baru, I Wayan Sumertayasa beserta jajaran di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung, Selasa (18/8/2026). Bupati didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti, dan Sekda Ida Bagus Surya Suamba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Daya Saing UMKM, DPRD Badung Serap Aspirasi Raperda Pelindungan Produk Unggulan Daerah

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar penyerapan aspirasi masyarakat terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Produk Unggulan Daerah. Ranperda inisiatif ini dirancang guna memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Koperasi di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.