Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Temukan Granat dan Peluru Tajam dalam Pot Bonsai

Bali Tribune/ BERKARAT - Benda diduga granat yang sudah berkarat dan peluru tajam yang ditemukan tertimbun di dalam pot bonsai oleh salah seorang warga Yehembang.







balitribune.co.id | Negara - Benda diduga barang membahayakan kembali ditemukan di Jembrana. Kali ini berupa beda diduga granat yang sudah berkarat dan peluru tajam. Unit Gegana dari Brimobda Bali Batalyon C Gilimanuk langsung turun mengamankan benda yang ditemukan tertaman pada media tanam bonsai yang baru di beli warga.

Warga Desa Yehembang dibuat geger dengan adanya penemuan benda diguga barang berbahaya pada Jumat (8/4) malam. Saat itu seorang warga pemilik kios di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana menemukan diduga 1 buah granat berbentuk bulat yang sudah karatan dan 2 butir peluru tajam di tanaman hias yang baru saja dibelinya. Ketiga benda yang diduga barang berbahaya tersebut ditemukan sekira pukul 22.00 wita oleh yang bersangkutan.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, penemuan tersebut berawal pemilik kios tersebut membeli tanaman hias sebanyak 1 truk engkel. Saat itu pemilik kios ini akan memindahkan tanaman dari pot berbahan pelastik ke pot berbahan beton. Saat mengangkat tanaman hias ditemukan benda yang sudah karatan. Benda tersebut diduga granat dan peluru tajam tertanam di dalam akar dan media tanaman hias yang baru dibelinya tersebut. Sontak pemilik bonsai panik atas temuannya tersebut.

Karena khawatir dan takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pemilik kios tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas kepolisian terdekat. Tidak berselang lama Unit Gegana dari Brimobda Bali Batalyon C Gilimanuk langsung menuju lokasi dan mengamankan dengan lokasi tersebut dengan Polis Line. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana membenarkan kejadian tersebut, dirinya juga mengatakan kejadian tersebut ditangani oleh pihak Brimob.

Dikatakannya barang bukti berupa granat yang sudah karatan dan juga 2 buah peluru tajam sudah diamankan oleh Brimob Gilimanuk.  "Geranat dan peluru tajam tersebut ditemukan pada hari Jumat 8 April 2022. Saat ini granat dan peluru tajam yang masih aktif tersebut sudah ditangani oleh Brimob Gilimanuk," tandasnya Minggu (10/4/2022). Hingga berita ini diterbitkan Minggu malam belum ada keterangan resmi dari pihak Unit Gegana dari Brimobda Bali Batalyon C Gilimanuk.

wartawan
PAM
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.