Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

pendidikan
Bali Tribune / Siswa SMAN 16 Surabaya memperkenalkan produk usaha yang mereka kembangkan melalui Zurich Entrepreneurship Program

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027. Melanjutkan pengembangannya pada tahun ajaran 2026-2027, Zurich Entrepreneurship Program semakin memperkuat relevansi pembelajaran kewirausahaan dengan dinamika dunia usaha, mulai dari pemanfaatan potensi ekonomi lokal, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga keterampilan finansial di era digital. 

Penguatan ini melanjutkan capaian tahun pertama fase kedua ZEP yang menjangkau lebih dari 10.000 siswa dan mendorong lahirnya 35 bisnis pelajar dengan omzet kolektif mencapai Rp339 juta. Melalui pembelajaran berbasis pengalaman, para siswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan ide, membangun, dan menjalankan usaha secara langsung di sekolah. 

Edhi Tjahja Negara, Country Manager Zurich Indonesia, mengatakan dunia usaha terus berubah seiring perkembangan teknologi, perilaku konsumen, dan dinamika ekonomi. "Melalui Zurich Entrepreneurship Program, kami ingin membekali generasi muda dengan pengalaman nyata untuk membaca peluang, memanfaatkan teknologi secara bijak, dan mengambil keputusan finansial yang tepat. Sehingga mereka tumbuh lebih percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi masa depan," jelasnya dalam siaran persnya, Selasa (22/9).

Pada implementasi 2026–2027, pembelajaran kewirausahaan dalam program ini dilakukan melalui pengembangan Student Company yang memungkinkan siswa mempelajari seluruh proses membangun dan mengelola usaha, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan pasar, mengembangkan produk dan merek, hingga mengelola operasional dan keuangan usaha. Tahun ini, tema kearifan lokal mendorong siswa menggali budaya, sumber daya, dan potensi ekonomi di sekitar mereka sebagai inspirasi bisnis yang memiliki identitas dan nilai tambah. 

Perkembangan teknologi juga semakin diintegrasikan dalam pembelajaran kewirausahaan melalui pemanfaatan AI untuk mendukung pengembangan ide bisnis, riset pasar sederhana, penyusunan materi promosi, hingga eksplorasi peluang usaha baru. Pada saat yang sama, siswa dibekali pemahaman untuk menggunakan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Sehingga mampu memaksimalkan manfaat teknologi tanpa mengabaikan aspek integritas dan kreativitas manusia. 

Adriana Poglia, Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, mengatakan transformasi teknologi dan perkembangan lanskap ekonomi membuka banyak peluang baru bagi generasi muda. "Melalui ZEP, kami berupaya memberikan mereka akses yang setara terhadap pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang dapat membantu mereka memanfaatkan peluang tersebut serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi diri mereka dan masyarakat," ujarnya.

Proses belajar siswa turut diperkuat melalui pendampingan guru, mentor PJI, serta karyawan dan agen Zurich Indonesia yang menghadirkan perspektif nyata mengenai dunia usaha, literasi finansial, dan dunia kerja. Di akhir program, bisnis pelajar terbaik berkesempatan mengikuti kompetisi tingkat regional dan nasional, dengan peluang melanjutkan pengalaman hingga kompetisi kewirausahaan pelajar tingkat internasional. 

Utami Anita Herawati, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, mengatakan pengalaman membangun usaha secara langsung membantu siswa mengubah kreativitas dan potensi di sekitar mereka menjadi peluang yang bernilai. "Proses ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan masa depan dan pola pikir kewirausahaan yang dibutuhkan untuk mampu beradaptasi dan menciptakan peluang di tengah berbagai perubahan," jelasnya.

Fase kedua ZEP ditargetkan menjangkau 16.975 siswa hingga 2028, memperluas akses generasi muda terhadap pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman yang relevan dengan kebutuhan masa depan. 

wartawan
YUE
Category

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.