Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menpora se-ASEAN Kumpul di Sanur

Meeting Menpora
Bali Tribune / MEETING – Para Menteri Pemuda dan Olahraga ASEAN berfoto bersama di sela pertemuan The Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di The Meru Sanur, 3-5 Mei 2026.

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Pemuda dan Olahraga se Asia Tenggara membahas kemungkinan menggelar event olahraga tingkat dunia yang diselenggarakan masing-masing negara anggota ASEAN di luar SEA Games.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan The Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 atau Pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga se-Asia Tenggara, di The Meru Sanur, 3-5 Mei 2026.

The Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 merupakan forum tingkat tinggi yang diinisiasi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis antara menteri di kawasan Asia Tenggara serta para pemangku kepentingan terkait.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, kepada wartawan, Senin (4/5/2026) mengatakan, ada tiga agenda dibahas dalam pertemuan para Menteri Pemuda dan Olahraga Asia Tenggara tersebut, salah satunya adalah digelarnya event olahraga skala dunia oleh masing-masing anggota.

“Di Asia Tenggara terdapat 650 juta (orang) salah satu terbesar di dunia yang pertumbuhan ekonominya sangat bagus, maka sport tourism dan sport industry menjadi bagian dari pembangunan ekonomi ke depan,” ujar Erick Thohir.

Erick Thohir yang juga Ketua Umum PSSI ini bilang, jika di dunia ada event seperti London Marahon di Inggris, Boston dan New York Marathon di Amerika Serikat, kemudian ada Tokyo Marathon, mengapa di ASEAN tidak bisa lahir, misalnya Singapore Marathon, Timor Leste, Indonesia, Filipina, Malaysia, dan sebagainya.

“Melahirkan event olahraga regional (ASEAN) menjadi dunia harus disupport negara-negara kawasan Asia Tenggara sehingga kita bisa bersinergi terhadap apa yang dipunya tiap-tiap negara soal sport program,” ujarnya.

Erick juga bilang bahwa negara-negara ASEAN dalam pertemuan pertama kalinya ini sepakat SEA Games ke depan harus jadi bagian dari pengembangan olahraga Asia Tenggara yang berkesinambungan untuk ASEAN ataupun olimpic karena sudah mulai banyak atlet Olimpiade yang lahir di negara-negara ASEAN.

Misalnya, kata dia, Singapura melahirkan perenang, Filipina lahirkan atlet gimnastik, Indonesia badminton selain angkat besi dan panjat tebing, Vietnam punya menembak, Thailand taekwondo.

“Jadi, banyak atlet kelas dunia yang lahir di ASEAN, yang bisa menjadi kontinyu support ke depan dalam ajang lebih tinggi seperti Asian Games maupun Olimpiade,” ujarnya.

The Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 merupakan pertemuan pertama, dan rencananya diselenggarakan dua tahun sekali.  Forum ini sebagai pelengkap mekanisme kerja sama yang telah ada, sekaligus mendorong kolaborasi pemuda dan diplomasi olahraga di tingkat regional.

Pertemuan pertama di Bali mengangkat tema “Strengthening SEA Youth Collaboration and Sports Diplomacy for a Resilient Future”, bertujuan membangun generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi masa depan mewujudkan kerangka kerja regional, yang terpadu dalam menjawab berbagai tantangan sekaligus mengoptimalkan potensi pengembangan pemuda secara berkelanjutan.

Tujuan lainnya, meningkatkan daya saing olahraga kawasan ke tingkat global, mendorong modernisasi ekosistem olahraga di kawasan melalui penyelarasan praktik industri, meliputi tata kelola, penerapan ilmu pengetahuan, dan aspek bisnis dengan standar global. 

wartawan
NOM
Category

Merdeka Tanpa Narkoba, Pagelaran Seni dan Pengukuhan Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung menggandeng Komunitas Nak Muda Berkarya menggelar acara bertajuk “Merdeka Tanpa Narkoba”. Kegiatan yang memadukan pagelaran seni dengan peluncuran serta pengukuhan program Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara ini berlangsung di Mie Kober Dalung, Kuta Utara, Kamis (27/8/2026). Aksi nyata ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.