Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pantai Legian Dinilai Kumuh, Bupati Badung Siapkan Penataan Kawasan Samigita

horeka
Bali Tribune / MENINJAU - Bupati Adi Arnawa bersama anggota DPRD Badung saat meninjau Pantai Legian

balitribune.co.id | Mangupura - Kondisi kawasan Pantai Legian yang dinilai masih semrawut dan kumuh menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan penataan kawasan pantai di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) akan dilakukan secara bertahap guna mengembalikan daya tarik pariwisata Bali selatan.

Hal itu disampaikan Bupati Adi Arnawa saat memimpin kegiatan pengawasan dan penegakan hukum lingkungan terhadap sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe) di kawasan Pantai Legian, Jumat (15/5/2026). Kegiatan dipusatkan di Skate Park Pantai Kuta dan dihadiri Sekda Badung IB Surya Suamba, anggota DPRD Badung, serta jajaran OPD terkait.

Dalam peninjauannya di sepanjang Pantai Legian, Adi Arnawa mengaku prihatin melihat kondisi kawasan pantai yang masih terlihat kumuh meski memiliki potensi wisata yang besar.

“Pantai kita ini sebenarnya sangat bagus dan indah. Tetapi kalau kondisi kumuh seperti ini terus dipertahankan, tentu akan menjadi hambatan untuk mengembalikan daya tarik kawasan Samigita seperti dulu,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan utama dalam menjaga citra pariwisata Badung. Karena itu, pengawasan terhadap sektor horeka terus diperketat mengingat sektor tersebut menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Badung.

Adi Arnawa menyebut penataan pantai tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dukungan masyarakat, pelaku usaha, dan desa adat dinilai menjadi kunci keberhasilan revitalisasi kawasan wisata tersebut.

“Ayo bersama-sama menata pantai ini dengan baik. Jangan berpikir instan, tapi pikirkan jangka panjang bagaimana menjaga pantai kita agar tetap bersih dan menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya.

Pemkab Badung juga berencana melakukan revitalisasi destinasi wisata secara bertahap, mulai dari penanganan sampah hingga pembangunan infrastruktur penunjang di kawasan pesisir. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain melakukan pengawasan sektor horeka, rombongan bupati juga meninjau sejumlah titik di sepanjang pesisir Legian yang selama ini dikeluhkan warga dan wisatawan akibat persoalan sampah serta penataan kawasan yang dinilai belum optimal. 

wartawan
ANA
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.