Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tradisi Ngerebong Simbol Penyucian Alam Semesta

ngunying ngerebong
Bali Tribune / NGUNYING - Salah seorang warga saat ngunying pada pelaksanaan tradisi Ngerebong di Kesiman Denpasar Timur.

balitribune.co.id I Denpasar - Desa Adat Kesiman menggelar prosesi Ngerebong di Pura Agung Petilan, Minggu (5/7/2026). Upacara yang dilaksanakan setiap Redite Pon Medangsia atau delapan hari setelah Hari Raya Kuningan ini sebagai upacara penyusian alam sekala-niskala.

Tradisi unik yang ada di Bali, yaitu Tradisi Ngerebong Bali. Ngerebong adalah salah satu tradisi yang masih dipegang teguh oleh masyarakat Bali, khususnya oleh masyarakat yang ada di Desa Kesiman, Denpasar.

Ngerebong sendiri merupakan bahasa Bali yang memiliki arti berkumpul. Pada saat tradisi Ngerebong diadakan, dipercaya jika para dewa sedang berkumpul. Tradisi Ngerebong akan diadakan setiap 6 bulan sekali sesuai dengan penanggalan Bali, yaitu setiap 8 hari setelah Hari Raya Kuningan, pada hari Minggu / Redite Pon Wuku Medangsia.

Bendesa Adat Kesiman, Jro Ketut Wisna, mengatakan rangkaian karya tahun ini memiliki makna yang istimewa. Pada enam bulan lalu, Ngerebong dilakukan secara ngubeng mengingat adanya kegiatan restorasi, rehabilitasi hingga restrukturisasi bangunan di kawasan pura.

Menurut Jro Ketut Wisna, Ngerebong bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan mengandung makna keseimbangan antara dimensi sekala dan niskala. Pada masa lampau, prosesi ini juga menjadi ruang interaksi antara pemimpin dengan masyarakat.

Dari sisi spiritual, Jro Ketut Wisna menjelaskan prosesi Ngerebong merupakan simbol penyucian alam semesta atau penyuda mala. Rangkaian ritual diawali dengan berbagai prosesi sakral, termasuk ngider buana yang melambangkan harmonisasi alam, sebelum diakhiri dengan prosesi penyucian.

Lebih lanjut dijelaskan, kekhasan Ngerebong di Kesiman terletak pada kuatnya visualisasi ajaran Tantra. Berbeda dengan upacara yang lebih menonjolkan banyak sarana upakara, pada Ngerebong justru gerak dan simbol-simbol sakral menjadi media utama penyampaian makna spiritual.

"Dalam tradisi Hindu di Bali, Ngerebong dikenal sebagai salah satu ritual sakral yang erat kaitannya dengan pemujaan manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa di Pura Petilan Pengerebongan. Prosesi ini juga identik dengan kerauhan para pengiring atau pengayah yang diyakini sebagai simbol turunnya kekuatan suci untuk menetralisasi berbagai unsur negatif serta memulihkan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan," bebernya.

wartawan
JRO
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Challenge” Berhadiah Berujung Penipuan, Polisi Buleleng Tangkap Pelaku dan Ungkap Enam Korban

balitribune.co.id I Singaraja - Satreskrim Polres Buleleng mengungkap kasus penipuan dengan modus challenge berhadiah Rp200 ribu. Seorang pria berinisial PS (25) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membawa kabur telepon genggam milik enam korban dengan total kerugian sekitar Rp15 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Minta Target PAD 2027 Ditetapkan Realistis

balitribune.co.id I Singaraja - Penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 menjadi perhatian DPRD Buleleng. Dewan meminta target pendapatan disusun secara realistis dengan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Januari-Juli 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 13 Juta Penumpang

balitribune.co.id I Kuta - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat melayani hingga 13,2 juta pergerakan penumpang selama periode Januari-Juli  2026. Jumlah pergerakan penumpang tersebut terbagi atas 8,5 juta penumpang rute internasional dan 4,7 juta penumpang rute domestik.

Baca Selengkapnya icon click

5.000 Ojol Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Enam Wilayah

balitribune.co.oi | Mangupura - Semangat 'brotherhood' tidak berhenti di jalan. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.000 mitra pengemudi ojek online (Ojol) di enam wilayah. Perlindungan yang semula dirancang selama lima bulan, Agustus hingga Desember 2026, diputuskan HDCI untuk dilanjutkan hingga tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.