Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pesangkepan Agung Pecalang Kesiman Walikota Jaya Negara Tekankan Penguatan Kasukertan Krama

walikota
Bali Tribune / PESANGKEPAN - Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Pesangkepan Agung Pecalang dan Sosialisasi Kasukertan Krama di Wantilan Pura Agung Petilan, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, pada Minggu (8/3/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Pesangkepan Agung Pecalang yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kasukertan Krama di Wantilan Pura Agung Petilan, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi pecalang dalam memperkuat peran menjaga keamanan dan ketertiban berbasis adat di wilayah Desa Adat Kesiman.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Manggala Utama Pasikian Pecalang Bali Brigjen Pol (Purn) Dewa Bagus Made Suharya, Petajuh Penyarikan I, Dr. Drs. Arya Bagiastra, jajaran Kapolresta Denpasar, jajaran Kodim 1611/Badung, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, Jro Bendesa Adat Kesiman Jero Mangku Ketut Wisna, para kelihan banjar se-Desa Adat Kesiman, serta tokoh masyarakat setempat.

Pesangkepan ini diikuti sekitar 400 pecalang yang berasal dari 32 banjar di Desa Adat Kesiman. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang diskusi dan koordinasi dalam menjaga kasukertan krama, termasuk penguatan sistem keamanan terpadu berbasis desa adat, serta pembahasan pengelolaan sampah berbasis keluarga.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas peran pecalang yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan di tengah masyarakat.

Jaya Negara juga menekankan pentingnya sinergi antara desa adat, pemerintah, serta aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah, terlebih menjelang Hari Raya Nyepi yang tahun ini berdekatan dengan momentum perayaan Idul Fitri.

“Pemerintah Kota Denpasar telah melaksanakan pertemuan dengan Sabha Upadesa terkait pelaksanaan Nyepi. Desa adat dan desa dinas diharapkan dapat melakukan pendekatan dan komunikasi yang baik sehingga pelaksanaan Nyepi dan malam takbiran dapat berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga makna masing-masing perayaan,” ujar Jaya Negara.

Selain itu, Jaya Negara juga menyoroti pentingnya penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat keluarga. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengantisipasi rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Menurutnya, sekitar 60 persen komposisi sampah di Kota Denpasar merupakan sampah organik yang dapat dikelola langsung dari sumbernya melalui pemilahan dan pengolahan sederhana di rumah tangga.

“Pemkot Denpasar telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk pembagian bag komposter kepada masyarakat melalui desa dan kelurahan, serta optimalisasi pengolahan sampah di TPST Kertalangu dengan penambahan kapasitas mesin hingga 100 ton. Kami juga menyiapkan berbagai langkah strategis dalam mendukung program pusat melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau PSEL,” jelas Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede yang juga selaku tokoh masyarakat desa setempat menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pecalang di Desa Adat Kesiman yang selama ini secara tulus ngayah menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah banjar maupun desa adat.

Dalam kesempatan tersebut Ngurah Gede juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung program pengelolaan sampah berbasis keluarga sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan Kota Denpasar.

“Terlebih dengan adanya rencana penutupan TPA Suwung, mari kita tingkatkan kesadaran bersama untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga dan mendukung program pengelolaan sampah yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Denpasar,” ujarnya.

Manggala Utama Pasikian Pecalang Bali, Brigjen Pol (Purn) Dewa Bagus Made Suharya menambahkan bahwa pecalang memiliki peran penting sebagai ujung tombak desa adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, pecalang tidak hanya bertugas mengamankan pelaksanaan upacara adat dan keagamaan, tetapi juga berperan dalam mengatur lalu lintas di wilayah adat, mencegah gangguan sosial, serta menjalin koordinasi dengan aparat keamanan negara.

“Pecalang merupakan garda terdepan di lingkungan masyarakat adat. Oleh karena itu, profesionalitas, komunikasi, dan sinergi dengan aparat keamanan serta masyarakat harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

wartawan
HEN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.