Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Layanan, Gedung Policentral Lima Lantai RSUD Wangaya Dikebut Rampung Akhir 2026

Rumah sakit
Bali Tribune / Pelaksanaan pembangunan RSUD Wangaya senilai 100 miliar.

balitribune.co.id | Denpasar - Pembangunan gedung Policentral RSUD Wangaya setinggi lima lantai terus menunjukkan progres positif. Memasuki minggu keempat pengerjaan, proyek senilai Rp 100 miliar ini tercatat telah melampaui target yang ditetapkan, sekaligus memastikan seluruh tahapan pengerjaan tetap berjalan di jalur yang sesuai dengan regulasi tata ruang Kota Denpasar.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Putu Tony Marthana Wijaya, mengungkapkan bahwa hingga Kamis (2/7/2026), realisasi fisik mencapai 3,395 persen, melampaui target 2,187 persen. Tony menegaskan bahwa pemilihan konsep gedung vertikal lima lantai ini telah melalui kajian teknis yang mendalam agar selaras dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang berlaku.

"Pembangunan gedung lima lantai ini tidak hanya menjawab kebutuhan kapasitas layanan, tetapi juga telah disinkronkan dengan aturan tata ruang serta koefisien dasar bangunan (KDB) yang ditetapkan pemerintah. Seluruh tahapan konstruksi, mulai dari perencanaan hingga izin, telah memenuhi persyaratan teknis dan regulasi tata ruang yang berlaku di Kota Denpasar," jelas Tony.

Konstruksi yang dimulai sejak 2 Juni hingga 21 Desember 2026 ini dirancang sebagai pusat pelayanan poliklinik terpadu. Penggunaan struktur lima lantai menjadi solusi optimal dalam meningkatkan kapasitas ruang pelayanan di tengah keterbatasan lahan perkotaan, tanpa melanggar ketentuan zonasi wilayah.

Pemerintah Kota Denpasar memastikan bahwa pendanaan yang bersumber dari APBD 2026 telah mempertimbangkan efisiensi lahan. Gedung ini menjadi bagian dari pengembangan jangka panjang RSUD Wangaya sebagai rumah sakit rujukan utama di Bali, yang dibangun dengan prinsip kepatuhan penuh terhadap standar pelayanan dan kaidah tata ruang kota.

Dengan progres yang melampaui target, Pemkot Denpasar optimistis gedung lima lantai ini akan selesai tepat waktu pada akhir Desember 2026. Kehadiran gedung baru ini diharapkan menjadi model pengembangan fasilitas publik yang patuh aturan, fungsional, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi bagi masyarakat.

wartawan
JRO
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.