Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usai Kondangan, Mobil Staf Distan Tabanan Terjun ke Jurang

Mobil masuk jurang
Bali Tribune / MASUK JURANG - Mobil Feroza yang dibawa rombongan staf Distan Tabanan masuk jurang usai menghadiri acara pernikahan akibat kecelakaan tunggal pada Selasa (24/3/2026)

balitribune.co.id I Tabanan - Lima staf Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan terperosok ke jurang sedalam delapan meter di Desa Payangan, Kecamatan Marga, pada Selasa (24/3/2026). Kecelakaan yang dialami rombongan yang baru saja kondangan itu diduga terjadi akibat sopir yang panik saat melindas batu di jalan yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Insiden itu terjadi di lingkungan Banjar Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga. Tepatnya di jalur penghubung Desa Payangan dengan Desa Apuan di Kecamatan Baturiti. Tak ayal, perjalanan pulang dari menghadiri acara pernikahan itu berubah menjadi insiden menegangkan sekitar pukul 12.30 Wita.

Adapun mobil rombongan staf Distan Tabanan yang masuk ke jurang itu jenis Daihatzu Feroza berpelat DK 1526 FAA yang dikemudikan I Made Winarsa yang juga korban dalam insiden ini.

Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma mengonfirmasi terjadinya kecelakaan tunggal tersebut. Pihaknya memperkirakan, kecelakaan itu diduga akibat sopir yang mendadak hilang kendali. Ini karena saat perjalanan pulang dari kondangan, mobil rombongan yang melintas dari arah utara, tiba-tiba ban sebelah kiri depan melindas batu di tepi jalan hingga mobilnya terangkat. “Korbannya, satu sopir dan empat penumpang,” jelas Sudarma.

Untung saja, meski mobil sempat terguling hingga ke dasar jurang, seluruh penumpang dilaporkan selamat dari maut. “Semua korban mengalami luka ringan,” tegasnya.

Selain pengemudi, empat penumpang lainnya diidentifikasi sebagai Komang Ayu Wajrayani, I Dewa Nyoman Triyasa, I Gede Artha Sudiarsana, dan I Putu Yogi A. Sepanca. Seluruh korban yang merupakan rekan sejawat di lingkungan Distan itu langsung dievakuasi ke RSU Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Distan Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, membenarkan bahwa para stafnya mengalami kecelakaan saat kembali dari acara kondangan di Banjar Bunutin, Desa Payangan. Menurutnya, usai menerima laporan itu, ia langsung menuju RSU Tabanan untuk memastikan kondisi kelima stafnya tersebut. “Semua dalam kondisi sadar dan hanya mengalami luka ringan. Namun, tiga orang masih perlu menjalani pemeriksaan rontgen untuk memastikan tidak ada cedera serius,” jelas Ekayana.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebab pasti kecelakaan tersebut. 

wartawan
JIN
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.