Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transformasi Posyandu Bali, Jadi Rumah Besar 6 Pelayanan Dasar

Putri koster
Bali Tribune / AKSI SOSIAL - Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menggelar aksi sosial bertajuk "Membina dan Berbagi" di Kabupaten Bangli, Rabu (22/4/2026)

balitribune.co.id | Bangli – Dalam upaya memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menggelar aksi sosial bertajuk "Membina dan Berbagi" di Kabupaten Bangli, Rabu (22/4/2026).

​Kegiatan ini menyasar dua lokasi strategis, yakni Wantilan Desa Bangbang (Kecamatan Tembuku) dan Gedung Serbaguna Desa Abangsongan (Kecamatan Kintamani). Dalam kunjungan tersebut, Ny. Putri Koster didampingi oleh Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, dan Wakil Ketua TP Posyandu Ny. Suciati Diar.

​Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menekankan bahwa peran Posyandu kini mengalami transformasi signifikan berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu tidak lagi sekadar melayani kesehatan ibu dan anak, melainkan bertransformasi menjadi "rumah besar" bagi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Enam bidang layanan dasar tersebut meliputi, Pendidikan, Kesehatan,Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial, Ketenteraman & Ketertiban Umum.

​"Ke depan, kita seragamkan agar satu Banjar hanya ada satu Posyandu. Kader harus berasal dari wilayah Banjar tersebut agar lebih efektif menyerap aspirasi warga. Di setiap Posyandu minimal harus memiliki satu kader untuk masing-masing bidang pelayanan dasar tersebut," tegas Ny. Putri Koster.

​Ia mencontohkan, kader bidang Pekerjaan Umum nantinya diharapkan mampu melaporkan kerusakan infrastruktur di wilayahnya untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah desa maupun provinsi.

​Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para kader di lapangan, TP Posyandu Provinsi Bali menyerahkan paket bantuan pangan berupa beras, telur, dan susu. Bantuan didistribusikan kepada 80 Kader dari 8 Posyandu di Desa Bangbang dan 60 Kader dari 6 Posyandu di Desa Abangsongan.

​Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyambut baik kunjungan ini. Ia melaporkan bahwa saat ini Bangli memiliki 370 Posyandu yang tersebar di empat kecamatan.
​"Kehadiran Ibu Ketua merupakan motivasi besar bagi kami. Jika tahun lalu kegiatan berpusat di satu desa, tahun 2026 ini kami bersyukur kunjungan dapat menyasar empat desa sekaligus," ujar Ny. Sariasih.

​Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menjelaskan lebih rinci bahwa transformasi ini mencakup aspek kedudukan dan kelembagaan. Jika sebelumnya Posyandu berstatus Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM), kini berubah menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

​“Kedudukan Posyandu saat ini setara dengan PKK. Secara kelembagaan, Posyandu memiliki tim pembina dari tingkat pusat hingga desa. Kader berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan layanan dan sosialisasi langsung ke masyarakat,” jelas Anom.

​Menindaklanjuti perubahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangli berencana menggelar pelatihan khusus bagi para kader tahun ini. Langkah ini diambil guna memastikan implementasi 6 SPM dapat berjalan optimal dan profesional demi kesejahteraan masyarakat Bangli.

Acara juga dihadiri Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali dan Pemkab Bangli, Camat Tembuku dan Camat Kintamani, Ketua TP Posyandu Kecamatan Tembuku dan Kintamani, Kepala desa Bangbang dan Abangsongan, Ketua TP Posyandu Desa Bambang dan Desa Abang Songan,serta Kader Posyandu.

wartawan
KSM
Category

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.