Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belum Dapat Bantuan, Walau Gubuk Salimah Sering Difoto

Bali Tribune/ Nenek Salimah
balitribune.co.id | Negara - Adalah nenek, Salimah (70) seorang janda yang sudah usur dari Banjar Taman Desa Tuwed, Kecamatan Melaya BNI. Kini harus menempati hunian yang sama sekali tidak layak. Bahkan hingga saat ini, ia masih shock karena pekan lalu nyaris tertimpa atap gubuknya.
 
Ada pengalaman menarik dari si nenek Salimah. Dia mengisahkan bahwa sebelum gubuknya itu roboh, sering didatangi oleh petugas. Bukan cuma itu. “Rumah saya sering difoto tapi pemerintah tidak pernah memberikan bantuan hingga dengan rumah saya roboh,” katanya.
 
Nenek Salimah mengisahkan seminggu yang silam saat ia tengah tertidur pulas Minggu (22/9) tengah malam, atap gubuknya yang terbuat dari bedeg roboh. “Saya nyaris tertimpa atap rumah yang roboh,” jelasnya.   
 
Ditemui di rumahnya Jumat (27/9), Nenek Salimah tampak tengah berkatifitas membungkus nasi di depan dapurnya yang juga terbuat dari bedeg. Salimah menceritakan saat itu dia tengah beristirahat dalam kamarnya yang terbuat dari bedeg dan beralas tanah itu. Namun tiba-tiba atap rumahnya roboh secara perlahan.
 
Mendengar suara atap bangunan yang akan roboh, ia pun terbangun lalu  lari keluar dan melihat sebagian atap rumahnya roboh. 
 
"Ya rumah ini sudah lama sekali dan saya belum bisa perbaiki. Saya dan anak-anak masih kecil sudah ditinggal meninggal suami. Jadi anak-anak saya yatim. Dengan begitu  saya hidupi dari mencari kerang di pantai dan hidup apa adanya. Dulu anak saya ada yang mau diadopsi karena yatim tapi saya tidak mau pisah dengan anak," cerita ibu tujuh orang anak ini sambil menerawang.
 
Kini ia tinggal seorang diri lantaran anak-anaknya semua sudah menikah dan juga hidup dalam keadaan pas-pasan karena kerja serabutan. Ia pun enggan menambah beban anak-anaknya yang juga tidak punya penghasilan tetap. 
 
"Ya meski anak sudah besar-besar dan peduli sama nenek tapi melihat kondisi mereka juga  tidak tega minta terus. Jadi nenek tetap cari kerang tuk dijual," jelasnya. 
 
Nenek Salimah mengaku terus terang bahwa sampai saat ini tidak mendapatkan bantuan bedah rumah. Padahal ia sangat berharap mendapat bantuan sehingga diusianya yang uzur bisa tinggal dirumah yang lebih layak.
 
"Sudah sering di foto sejak dulu tapi tidak pernah dapat. Hingga akhirnya roboh. Bersyukur anak-anak mau gotong royong perbaiki atap rumah sehingga sekarang bisa dipakai lagi," ujarnya. Ia pun mengaku sudah sering ada petugas yang mengunjungi gubuknya. Tapi sampai gubuknya roboh, bantuan yang diharapkannya tidak pernah kunjung diterimanya.
 
Ia pun kini mengaku pasrah dengan kondisi rumahnya yang memperihatinkan ini. "Sudah sering di photo sejak dulu tapi tidak pernah dapat. Hingga akhirnya roboh.
 
Bersyukur anak-anak mau gotong royong perbaiki atap rumah sehingga sekarang bisa dipakai lagi," jelasnya. Kendati atap rumah gedek Nenek Salimah sudah diperbaiki dengan asbes namun dinding bedek yang sudah lapuk masih tampak tidak aman. "Ya, yang penting masih bisa ditempati, nenek tidak apa-apa," tandasnya. 
 
Kelihan Banjar Taman, Desa Tuwed, Wayan Riyasa mengatakan Salimah merupakan KK miskin dan layak untuk dibantu. Tanah yang ditempati Salimah merupakan milik sendiri dan ada sertifikatnya sehingga memungkinkan mendapat bantuan bedah rumah. 
 
 "Kami sebagai kelian banjar sudah mengusulkan bedah rumah. Tapi kami tidak tahu apa kendalanya sampai kini belum dapat. Ya mungkin masih masuk daftar antrian. Karena itu kewenangan Desa dan Pemkab. Yang jelas kami sudah usulkan sudah lama," jelasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

KUA-PPAS RAPBD 2027 Bangli Resmi Disepakati, DPRD Harap Arah Anggaran Berpihak ke Rakyat

balitribune.co.id | Bangli – DPRD Kabupaten Bangli bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan ini dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD Bangli, Selasa (11/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gerebek Five Stars Bali, Polisi Tetapkan 5 Tersangka dan Buru 2 Bandar

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah menjalani pemeriksaan secara intensif, penyidik Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri akhirnya menetapkan lima orang tersangka kasus tindak pidana narkotika hasil penggerebekan Tempat Hiburan Malam (THM) Five Stars di Jalan Mahendradata, Jumat (07/08/2026) dini hari lalu. Sementara dua orang masih buron alias masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

66 WNA Terindikasi Langgar Administrasi Keimigrasian, Patroli Dharma Dewata Perketat Pengawasan 

balitribune.co.id I Denpasar - Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Bali terus diperketat. Dalam sepekan terakhir, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menjaring 66 WNA dari 27 negara yang terindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian.

Baca Selengkapnya icon click

Sopir Truk Masih Parkir Liar di Depan Terminal Mengwi, Dishub Siapkan Tilang

balitribune.co.id I Mangupura - Larangan parkir di depan Terminal Tipe A Mengwi, Badung, masih saja dilanggar. Sejumlah sopir truk nekat memarkir kendaraan berukuran besar di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, meski kawasan tersebut sudah dipasangi spanduk larangan parkir dan berkali-kali ditertibkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buntut Penggeledahan oleh Kejari, Sekda Bakal Panggil Jajaran Diskes Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan I Gede Susila berencana memanggil jajaran pimpinan Dinas Kesehatan (Diskes) terkait aksi penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Rencana ini untuk mendapatkan konfirmasi internal mengenai dugaan kasus korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) yang tengah disidik.

Baca Selengkapnya icon click

Kejari Tabanan Teliti Barang Bukti Usai Geledah Kantor Dinkes

balitribune.co.id I Tabanan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai meneliti seluruh barang bukti yang disita dari hasil penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Ini dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum tim penyidik melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi secara bergelombang terkait dugaan korupsi anggaran BBM dan makan minum tahun 2023-2025 di Dinkes Tabanan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.