Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyu Pinaruh, Pemedek Tetap Diingatkan Prokes

Bali Tribune / MELUKAT - Suasana pemedek saat melukat di Tirta Sudamala Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Minggu (27/3).

balitribune.co.id | BangliSerangkaian Hari Banyu Pinaruh, sejumlah tempat melukat ramai didatangi pemedek. Seperti di Pura Taman Pencampuhan Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut dan Tirta Sudamala Banjar Sedit Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Minggu (27/3). Pemedek yang melakukan prosesi melukat tetap diingatkan mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. 

Untuk memastikan penerapan prokes kesehatan, Camat Susut, Dewa Apriyanta langsung turun pantau pelaksanaan banyu Pinaruh di Pura Taman Pecampuhan Sala. 

Menurut Dewa Apriyanta jika selama pemedek melakukan prosesi melukat tetap mendapat pengawasan dari adat baik  keamanan dan juga satgas Covid-19. 

"Lokasi melukat ada beberapa titik dan tempat cukup ekstrim. Untuk keamanan maka dilakukan pengawasan ketat," ungkapnya. 

Kemudian untuk penerapan prokes, pemedek selalu diwanti-wanti oleh prajuru setempat. "Kami juga berpesan untuk pengelola agar tetap taat prokes dan tetap selalu menjaga kenyamanan pemedek. Sehingga menjadi destinasi wisata spiritual yang selalu ramai dikunjungi masyarakat Bali dan luar Bali," ungkapnya.

Menurutnya jumlah pemedek yang melakukan ritual melukat mencapai ribuan. Menjelang sore sekitar 1.500 orang datang ke Pura Taman Pencampuhan Sala. 

Hal yang sama juga terjadi di Pura Tirta Sudalama, Kelurahan Bebalang. Hanya saja kondisi tidak seramai sebelumnya. Jika sebelumnya pemedek datang mulai pukul 03.00 wita tapi kini mulai 05.00 wita. 

Kondisi ini dimungkinkan karena banyak masyarakat yang melakukan persembahyang ke Pura Batur dan Pura Besakih. "Biasanya sampai berdesakan, kalau sekarang cukup landai," ungkap Ketua Pecalang Adat Sedit, I Gede Artawan. 

Kata Gede Artawan bagi pemedek yang datang wajib mematuhi segala aturan yang berlaku salah satunya terkait prokes .”Untuk jarak kami atur sehingga tidak samapi berdesak- desakan,” kata Gede Artawan.

wartawan
SAM
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.