Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siap Tempur, Koster Target Ganjar-Mahfud 96 Persen

Bali Tribune / KONSOLIDASI - Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster dalam Rapat Konsolidasi DPC PDIP di Gedung Kesenian Gde Manik, Senin (30/10).

balitribune.co.id | Singaraja – Ditengah isu ketidak harmonisan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akibat berpisah jalan pada Pilpres 2024 nanti tidak menyurutkan nyali Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster memenangkan kandidat bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo dan bakal calon wakil presiden (Bacawapres) Mahfud MD dalam kontestasi Pilpres mendatang. Bahkan ia berani memasang target menang besar di Buleleng dan Bali dengan poin kemenangan diatas 95 persen.

Koster mengatakan itu usai mengelar Rapat Konsolidasi PDIP Buleleng menyikapi perkembangan politik terkini pascapenetapan Bacapres dan Bacawapres belum lama ini. Menariknya, dalam rapat konsolidasi yang di gelar di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja, Senin (30/10) itu para awak media sempat ‘diusir’ keluar karena rapat akan membicarakan hal strategis dan internal.

“Kita menggelar rapat konsolidasi struktur partai dikuti pengurus DPC PDIP Buleleng, PAC dan Pengurus Ranting serta calon legislatif (Caleg). Tentu bertujuan agar kita menang pada Pileg dan Pilpres di 2024 nanti,” kata Koster.

Koster menyebut target menang Pemilu 2024 akan menjadi agenda kerja masing-masing jajaran pengurus partai, caleg kabupaten, provinsi dan pusat. Untuk mencapai target tersebut, Ketua DPC PDIP Buleleng Putu Agus Suradnyana akan memimpin hingga target tersebut tercapai.

“Pada Pileg kali ini kita memasang target meningkat 8 persen dari sebelumnya. Sementara untuk Pilpres target kita mencapai 96 persen dari sebelumnya di Buleleng 89 persen,” imbuh Koster.

Ia pun menyebut akan meminta jajarannya lebih intens turun ke bawah karena itu menjadi bagian dari strategi untuk memenangkan pemilih kendati salah satu putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka dicalonkan sebagai Cawapres oleh partai lain.

“Ini bukan soal siapa-siapa, yakin tidak yakin tapi ini soal target yang harus dikerjakan oleh kader. Kita siap tempur darat laut dan udara terutama nerebut suara milenial dengan aktif melalui sosial media,” tandas Koster.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, rapat konsolidasi kali ini dengan agenda Pileg dan Pilpres sangat berbeda dari sebelumnya. Dimana percakapan di sosial media banyak mempengaruhi opini publik. Karena itu, katanya, agenda pemerintah berkaitan dengan kebijakan Presiden Jokowi selama ini lebih banyak menggali dari ajaran Bung Karno soal Berdikari seluruh bidang yang disampaikan oleh Megawati Soekrano Putri dalam setiap kali Rakerrnas Partai.  

“Artinya tugas kita sekarang untuk membangun narasi bahwa program-program tersebut bukan program Jokowi melainkan program Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. Dengan demikian itu akan menjawab adanya isu-isu penurunan target suara,” ucapnya.

wartawan
CHA
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.