Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Balik Terangnya Bali Ada Sosok Kadek Agus Sang 'Dispatcher' UP2D PLN

I Kadek Agus Susrawan
Bali Tribune / KOORDINASI - Nampak Petugas dispatcher I Kadek Agus Susrawan sedang berkoordinasi dengan tim teknis di lapangan untuk memastikan proses penormalan jaringan listrik.

balitribune.co.id | Denpasar -. Saat sebagian besar orang menikmati libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025, ada sosok-sosok yang tetap bekerja di balik layar, memastikan kehidupan tetap berjalan normal. Salah satunya adalah I Kadek Agus Susrawan, seorang petugas Dispatcher PLN di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP2D) Bali.

Kadek Agus bukanlah nama yang sering kita dengar, tapi perannya luar biasa penting. Pria asli Negara, Bali Barat ini, telah lama merantau ke Denpasar demi menjalankan tugasnya. Sebagai dispatcher, tugasnya seperti seorang pilot yang mengendalikan pesawat, hanya saja pesawatnya adalah jaringan listrik yang menerangi rumah-rumah, jalan-jalan, hingga tempat ibadah di Bali.

“Tugas kami adalah memastikan listrik tetap menyala. Kalau ada gangguan, kami harus sigap bertindak agar pemadaman tidak berlangsung lama,” ujar Kadek Agus di ruang kerjanya yang dipenuhi layar monitor yang terus memantau kondisi listrik di seluruh Bali, Selasa (25/3).

Libur Nyepi dan Idul Fitri adalah masa-masa krusial bagi tim PLN. Selama Nyepi, Bali akan benar-benar sunyi dan gelap, tetapi listrik untuk kebutuhan vital seperti rumah sakit tetap harus stabil. Sementara itu, saat Lebaran, penggunaan listrik meningkat karena banyak keluarga yang berkumpul dan memasak hidangan khas hari raya.

“Kami harus siap siaga 24 jam. Kalau ada gangguan, kami harus cepat berkoordinasi dengan tim lapangan agar masalah segera teratasi,” kata Kadek Agus.

Tingginya curah hujan dan cuaca ekstrem di Bali akhir-akhir ini juga menjadi tantangan tambahan. Gangguan akibat petir atau pohon tumbang bisa saja terjadi kapan saja, dan tugas Kadek serta timnya adalah memastikan listrik tetap stabil.

Saat banyak orang berkumpul dengan keluarga, Kadek Agus justru tetap di tempat tugasnya. Baginya, menjaga aliran listrik tetap menyala adalah bentuk pengabdiannya untuk masyarakat.

“Rasanya tentu ada rindu ingin berkumpul dengan keluarga, tapi ini sudah jadi tanggung jawab saya. Listrik adalah kebutuhan vital, dan saya bangga bisa berkontribusi,” tuturnya.

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengapresiasi kerja keras para dispatcher seperti Kadek Agus. “Mereka adalah pahlawan di balik layar. Tanpa mereka, listrik bisa saja terganggu, dan itu akan berdampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.

PLN UP2D Bali sendiri telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari menambah personel siaga, melakukan pemeliharaan jaringan, hingga berkoordinasi dengan tim di lapangan. Semua dilakukan agar momen sakral seperti Nyepi dan Idul Fitri tetap berjalan lancar tanpa gangguan listrik.

Kisah Kadek Agus mengingatkan kita bahwa ada banyak sosok yang bekerja tanpa sorotan, tetapi perannya sangat penting. Berkat dedikasi mereka, kita bisa menikmati momen-momen spesial tanpa khawatir listrik padam.

Jadi, saat kita menikmati nyala lampu di rumah, menonton TV bersama keluarga, atau sekadar mengisi daya ponsel, ingatlah bahwa ada Kadek Agus dan timnya yang bekerja keras di balik layar.

Terima kasih, Kadek Agus, untuk dedikasi dan pengorbananmu dalam menjaga terang di setiap momen penting masyarakat Bali.

wartawan
ARW
Category

Bukan Kekeringan, Ini Penjelasan BPBD Tabanan Terkait Penurunan Air di Telaga Tunjung

balitribune.co.id | Tabanan – Informasi mengenai kondisi Telaga Tunjung di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan yang disebut mengalami kekeringan langsung ditindaklanjuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinada Giri bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Baca Selengkapnya icon click

Atlet IODI Tabanan Borong 4 Medali di Kejurnas Dancesport 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kabupaten Tabanan di tingkat nasional. Tiga pasangan atlet berhasil membawa pulang empat medali, terdiri dari satu medali perunggu dan tiga medali perak pada Kejurnas IODI XVI Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ajak Lestarikan Lingkungan, Wabup Buleleng Lepas 200 Tukik

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini mengusung tema “LESTARI”, akronim dari Lestarikan Ekosistem, Selamatkan Tukik, Asri Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

balitribune.co.id | Tabanan – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ancaman Kriminalisasi Jurnalis, Desakan Hapus Pasal Bermasalah di UU Pers Menguat

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi kebebasan pers di Bali saat ini dinilai berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Wartawan dilaporkan kerap menghadapi gugatan, surat somasi, hingga tekanan hukum saat menjalankan tugas jurnalistik. Situasi tersebut memicu kekhawatiran serius akan runtuhnya independensi pers akibat maraknya praktik penyensoran diri (self-censorship) di kalangan awak media.

Baca Selengkapnya icon click

Program Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT

balitribune.co.id | Flores - Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.