Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Uang Palsu dan Penyalahgunaan Gas Subsidi di Buleleng

polres buleleng
Bali Tribune / Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman saat memberikan keterangan pers dan menunjukkan barang bukti terkait pengungkapan sejumlah kasus kriminal dalam rangkaian operasi kepolisian di Buleleng, Senin (8/6/2026).

balitribune.co.id | Singaraja - Kepolisian Resor (Polres) Buleleng berhasil mengungkap dua kasus kriminal yang meresahkan masyarakat, yakni praktik pengoplosan LPG bersubsidi dan peredaran uang palsu. Kedua kasus ini diungkap melalui operasi terpisah oleh Satreskrim Polres Buleleng dan Polsek Sawan.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman saat memberikan keterangan pers, Senin (8/6/2026), menjelaskan pengungkapan pertama terkait penyalahgunaan LPG bersubsidi yang dilakukan seorang pria berinisial KP alias S di wilayah Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Banjar Dinas Kajekangin, Desa Kubutambahan, pada Rabu (3/6/2026). Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan praktik pemindahan isi tabung LPG subsidi ukuran 3 kilogram ke tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah menjalankan usaha ilegal tersebut selama kurang lebih enam bulan. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan tabung LPG 3 kilogram, tabung LPG 12 kilogram, alat pemindah gas, serta perlengkapan lain yang digunakan dalam proses pengoplosan

Kepada penyidik, pelaku mengaku membeli LPG subsidi dari sejumlah warung dengan harga Rp20.000 per tabung. Isi tabung kemudian dipindahkan ke tabung ukuran 12 kilogram dan dijual kembali dengan harga Rp170.000. Dari setiap tabung yang terjual, tersangka meraup keuntungan sekitar Rp80.000.

Atas perbuatannya, KP dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara serta denda hingga Rp60 miliar.

Selain itu, Polsek Sawan juga berhasil membongkar kasus peredaran uang palsu yang melibatkan seorang pria berinisial MGRH. Kasus ini bermula saat pelaku melakukan transaksi pembelian tisu di sebuah warung di Desa Sinabun menggunakan uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu.

Kecurigaan muncul setelah anak pemilik warung yang menerima uang tersebut memeriksa kondisi fisiknya dan melaporkannya kepada orang tua. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian hingga pelaku berhasil diamankan.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Sawan bersama Tim Opsnal Satreskrim Polres Buleleng, petugas menemukan sebanyak 150 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang disimpan pelaku.

Penyidik juga mengungkap bahwa uang palsu tersebut diperoleh melalui transaksi dengan akun Telegram bernama "Admin Van Java". Pembayaran dilakukan menggunakan aplikasi DANA melalui rekening pribadi tersangka.

Selain barang bukti uang palsu, polisi turut menyita uang tunai, telepon genggam, sepeda motor, dokumen kendaraan, bukti transfer, hingga paket pengiriman yang berkaitan dengan transaksi pembelian uang palsu tersebut.

Atas kasus tersebut, tersangka dijerat Pasal 375 ayat (1) dan ayat (2) KUHP tentang penyimpanan dan peredaran mata uang palsu dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara untuk kepemilikan dan hingga 15 tahun penjara bagi pelaku yang mengedarkan atau membelanjakan uang palsu.

Kapolres Buleleng mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk tindak pidana di lingkungan sekitar.

“Kami minta masyarakat segera melapor apabila menemukan indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi maupun peredaran uang palsu agar dapat segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Sengketa Tanah Serangan: MA Tolak PK PT BTID dan Desa Adat, Ahli Waris Desak Eksekusi dan Ganti Rugi Rp10,5 M

balitribune.co.id | Denpasar - Perjuangan Siti Sapurah alias Ipung, ahli waris Daeng Abdul Kadir, dalam sengketa tanah di Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, kembali membuahkan hasil. Mahkamah Agung (MA) resmi menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) dan Desa Adat Serangan.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Bandara Ngurah Rai Ungkap 5 Kasus dari Porter Nakal hingga Haji Bodong

balitribune.co.id | Mangupura - Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menggulung lima kasus tindak pidana yang terjadi di lingkungan bandara maupun di dalam penerbangan. Pengungkapan berbagai perkara mulai dari ulah porter nakal, pencurian kabin oleh WNA, haji bodong, hingga penggelapan dana maskapai asing tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Aula Lantai III Mapolres Bandara, Kamis (5/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dokumen Perkara Belum Memenuhi Syarat, Kejari Tabanan Kembalikan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mengembalikan berkas pemeriksaan para tersangka pengeroyokan maut terduga maling ayam di Desa Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti.

Baca Selengkapnya icon click

Instalasi Listrik Terbakar, Pelayanan Kantor Samsat Jembrana Terganggu

balitribune.co.id | Negara - Kebakaran instalasi listrik berupa KWh meter dan Miniature Circuit Breaker (MCB) di Kantor Samsat Jembrana, Banjar Baluk 1, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kamis (5/11/2026), menyebabkan aktivitas pelayanan terganggu. Pegawai dan masyarakat yang sedang mengurus administrasi kendaraan bermotor berhamburan keluar gedung setelah muncul asap tebal, percikan api, dan suara ledakan kecil dari instalasi listrik tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sisir Kawasan Genteng Biru, Tim Gabungan Penertiban Parkir Liar Denpasar Jaring 4 Orang

balitribune.co.id | Denpasar - Tim gabungan dari Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS), Polresta Denpasar, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar menggelar penertiban parkir liar di kawasan Genteng Biru, Denpasar Barat, Kamis (5/11/2026). Dalam aksi tersebut, empat orang terjaring dan langsung diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Aren 20 Meter Tumbang Timpa Bangunan Suci Pura Kerta Sari Taro Kaja 

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah hujan ekstrem mereda dua hari, sebuah pura di tengah hutan Desa Adat Taro Kaja, Taro, Tegallalang didapati dalam kondisi mengenaskan.  Bangunan suci di Pura Kerta Sari tersebut rusak tertimpa sebuah pohon aren setinggi sekitar 20 meter. Musibah di pura yang lokasinya jauh dari pemukiman ini, baru di ketahui warga, Rabu (4/11/2026) sore.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.