Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dana Pusat Dipangkas, DPRD Minta Pemkab Tabanan Genjot PAD

rapat
Bali Tribune / RAPAT - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa saat memimpin rapat kerja Banggar dan TAPD untuk membahas KUA PPAS tahun anggaran 2027 pada Kamis (6/8/2026).

balitribune.co.id I Tabanan -  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan mendesak pemerintah daerah setempat untuk melakukan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2027.

Optimalisasi penerimaan dari sisi PAD itu dirasa perlu karena APBD Tabanan pada 2027 diproyeksi mengalami penurunan pendapatan, terutama akibat pemangkasan dana Transfer Ke Luar Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Berdasarkan rancangan KUA-PPAS 2027, total pendapatan daerah diprediksi hanya menyentuh angka Rp 2,150 triliun lebih. Nilai tersebut mencerminkan penurunan sebesar Rp 30,56 miliar atau sekitar 1,4 persen jika dibandingkan dengan APBD induk tahun anggaran 2026 yang mencapai Rp 2,181 triliun lebih.

Kondisi tersebut dipicu oleh merosotnya dana transfer yang direncanakan sebesar Rp 1,199 triliun lebih pada 2027 mendatang. Sektor dana transfer ini diproyeksi mengalami penurunan sebesar Rp 54,50 miliar lebih atau sekitar 1,43 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Ketua DPRD Tabanan sekaligus Ketua Banggar, I Nyoman Arnawa, menegaskan bahwa penurunan TKD merupakan realitas kebijakan dari pusat yang tidak bisa dihindari. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus memiliki formula untuk menjaga kemampuan fiskal daerah dengan memaksimalkan potensi pendapatan dari dalam wilayah sendiri.

“Itu saja rumusnya. Saya berharap ke eksekutif untuk intens soal peningkatan PAD,” ujar Arnawa usai memimpin rapat kerja Banggar DPRD bersama TAPD Tabanan, Kamis (6/8/2026).

Arnawa menilai target PAD yang saat ini dipatok sebesar Rp 951 miliar masih sangat mungkin untuk ditingkatkan lagi sesuai dengan dinamika ekonomi di lapangan. Ia menyoroti banyaknya rumah makan dan restoran baru yang terus bermunculan namun belum tersentuh pungutan pajak maupun retribusi parkir secara optimal karena kendala perizinan.

Untuk mengejar target pendapatan yang lebih progresif, ia mendorong adanya inovasi dari sisi regulasi maupun kebijakan teknis. Arnawa meyakini bahwa dengan pengawasan yang ketat terhadap perubahan di lapangan, Tabanan mampu mencatatkan peningkatan pendapatan yang signifikan. “Banyak perubahan-perubahan di lapangan setiap tahunnya, saya rasa untuk meningkatkan (PAD) menjadi Rp 1 triliun tidak sulit,” tegas Arnawa.

Sementara itu, Sekda Tabanan selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), I Gede Susila, mengakui bahwa tantangan efisiensi anggaran masih akan terus membayangi pemerintah daerah di tahun anggaran 2027 mendatang. “Bahkan di 2027 juga mengalami penurunan terus,” kata Susila saat memulai paparan ringkas mengenai KUA PPAS tahun anggaran 2027.

Di sisi lain, sambungnya, pemerintah daerah diminta untuk mulai melepaskan ketergantungan dari dana transfer, baik yang bersumber dari pemerintah pusat maupun provinsi. Meskipun pendapatan total menurun, Susila merinci bahwa target PAD justru direncanakan naik sebesar Rp 23,93 miliar atau sekitar 2,8 persen menjadi Rp 951,1 miliar lebih dibandingkan APBD 2026.

Dengan modal itulah, TPAD akan berupaya menyusun struktur pembiayaan pembangunan dan program yang dianggarkan dalam APBD 2027 mendatang. “Namun demikian, pelayanan publik harus kita laksanakan dengan penyusunan melalui APD yang nantinya kita sahkan,” pungkasnya. 

wartawan
JIN
Category

Kejari Tabanan Geledah Kantor Diskes Terkait Dugaan Korupsi Minyak

balitribune.co.id I Tabanan - Tim penyidik dari Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tabanan melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) setempat pada Senin (10/8/2026). 

Penggeledahan ini dilakukan terkait adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM), pelumas, serta makan minum tahun anggaran 2023-2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Aturan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemkab Tabanan Minta Kelonggaran

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah resmi mengajukan permohonan perpanjangan masa transisi terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Upaya ini dilakukan melalui surat resmi serta kajian teknis yang dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Binakuda) untuk mengantisipasi dampak fiskal pada APBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabel Optik Semrawut, Kominfosanti Tegur Pemilik Jaringan

balitribune.co.id I Singaraja - Para  pemilik jaringan kabel optik atau internet di Buleleng kembali mendapat sorotan. Ini setelah beberapa kasus mencuat akibat keberadaan kabel yang terpasang sembarangan. Bahkan nyaris membuat celaka setelah pengendara sepeda motor terjatuh akibat lehernya terlilit kabel yang melintang di salah satu ruas jalan di Kota Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Dua Website Pemkab Badung Diretas, Sempat Muncul Iklan Obat Aborsi dan Judi Online

balitribune.co.id I Mangupura - Dua website yang menggunakan subdomain resmi Pemerintah Kabupaten Badung mengalami serangan deface. Tampilan situs yang semestinya digunakan untuk menyajikan informasi pemerintahan justru diubah menjadi iklan obat aborsi dan judi online.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.