Diposting : 7 November 2019 13:36
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/ kegiatan hiburan maupun atraksi budaya dapat mendorong kenaikan okupansi kamar hotel di kawasan Nusa Dua
balitribune.co.id | Badung - Tingkat hunian kamar hotel/okupansi di kawasan Nusa Dua atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mencapai posisi 86%. "Ini posisi yang cukup bagus. Meski memang okupansi villa agak turun tapi untuk hotel cukup tinggi bahkan ada yang mencapai 90% tapi rata-rata 86%," terang Managing Director Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita beberapa waktu lalu di Badung.  
 
Saat ini okupansi di kawasan yang memiliki ribuan kamar hotel berbintang itu sebagian besar diisi oleh wisatawan mancanegara (wisman) dari Tiongkok 24% dan sisanya Australia, Amerika dan Rusia serta Perancis. "Perancis di beberapa hotel sudah mulai masuk," ucapnya. 
 
Sementara itu, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan menambahkan bahwa pihaknya bersyukur Nusa Dua sebagai sebuah kawasan yang memiliki tingkat hunian rata-rata diatas 72%. "Kawasan selalu mendapatkan apresiasi karena merupakan tempat menginap dan berinteraksi dengan tempat melaksanakan konferensi yang nyaman juga memiliki fasilitas-fasilitas hiburan menarik," jelasnya. 
 
Kawasan Nusa Dua kata dia, cocok untuk para pengunjung kelas menengah termasuk wisatawan keluarga yang menginginkan kenyamanan. "Setiap tahun okupansi rata-rata 72% sampai 86%. Adanya berbagai event-event pariwisata di kawasan, tentunya meningkatkan okupansi," sebut Wirawan.
 
Dia mengungkapkan, biasanya wisatawan yang menginap di kawasan dengan dua pulau ini yaitu Peninsula dan Nusa Dharma sudah mengetahui akan ada event. "Mereka (wisatawan) menginap pada periode event berlangsung," cetusnya. 
Di kawasan pariwisata Nusa Dua ini, selain Peninsula sebagai pulau yang ditetapkan untuk berbagai kegiatan hiburan seperti konser musik, olahraga dan lainnya juga akan dikembangkan fasilitas bermain baru yakni Cartoon Network. 
https://www.instagram.com/hondafansbali/