Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

1, 5 Tahun Kelainan Tempurung Kepala, Angraini Belum Dapat Kejelasan RSUP Sanglah

Bali Tribune

balitribune.co.id | Negara - Seorang balita, Ni Kadek Dwi Anggraini (1,5) sejak baru lahir mengalami kelainan pada tempurung kepala/tengkoraknya. Namun hingga kini ia belum menjalani operasi sesuai rekomendasi dokter di RSUP Sanglah. Lebih dari setahun pihak kelurga yang merupakan keluarga tidak mampu ini harus menunggu tindakan medis tersebut lantaran belum ada dihubungi pihak RSUP Sanglah terkait jadwal operasi tersebut dan berkasnya ditarik. Putri kedua pasangan Gede Parma dan Cening Arponi dari Lingkungan Pancardawa Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana ini kini harus menderita dengan kondisi fisik yang dialaminya sejak lahir. Menurut Gede Parnama, kondisi anaknya yang memiliki bentuk kepala berbe dengan balita pada umumnnya ini merupakan bawaan sejak lahir. Bahkan tidak jarang, bola mata anaknya keluar disaat-saat tertentu. Sehingga pihak keluarga sangat merasa khawatir dengan kondisi tubuh dan kesehatan putrinya tersebut. "Bentuk kepalanya berbeda. Bahkan jika menangis saraf matanya membuat mata anak saya melotot dan sampai keluar. Bahkan untuk mengembalikan bola matanya sampai kami dorong pakai tangan," ungkapnya.  Menurutnya, pengobatan putrinya tersebut sudah dijalaninya sejak sekitar usia satu bulan. Bahkan putrinya sampai dirujuk untuk menjalani pemeriksaan ke RSUP Sanglah Denpasar. Pihak tim medis di RSUP Sanglah merekomendasikan putrinya itu untuk dilakukan operasi. Namun pihak keluarga hingga lebih dari setahun harus bersabar menunggu tindakan medis yang harus dijalani putrinya yang dalam kondisi sakit tersebut. Padahal seluruh berkas sudah dilengkapi namun hingga kini belum kunjung dihubungi pihak RSUP Sanglah terkait rencana dan jadwal operasi putrinya. Bahkan ditengah penantiannya itu, justru berkas pengobatan putrinya tersebut di tarik "Berkasnya dulu semua sudah lengkap. Namun disuruh menunggu dan akan dihubungi. Tapi lebih dari setahun sampai saat ini kami tidak ada yang menghubungi dari pihak rumah sakit. Bahkan berkas ditarik. Kami sampai bingung. Bagaimana kami harus menangani anak kami," paparnya. Meski berusia 1,5 tahun, namun ia mengaku putrinya belum bisa berjalan seperti balita pada umumnya dan belum juga bisa berbicara. Ia menyebut akibat kelainan pada kepalanya tersebut menyebabkan putrinya lamban dalam pertumbuhan. Ia juga sempat awalnya mengira putri keduanya itu menderita hidroshepalus. Namun ternyata kelainan te,purung kepala. "Kalau makan biasa. Cuma perkembangan lambat dan kepalanya besar. Awalnya dikira hydrochepalus. Tapi setelah CT Scan tidak. Itu kelainan pada tempurungnya," jelasnya. Sedangkan kondisi ekonomi keluarganya tergolong tidak mampu. Parma mengaku kehidupan sehari-hari keluarganya hanya menghadalkan upah bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan yang juga tidak menentu. Jika putri pertamanya libur sekolah, barulah istrinya bisa membantunya bekerja. “Karena anak saya yang sakit memang tidak bisa ditinggal,” ujarnya. Parma berharap putrinya itu bisa sembuh dan segera mendapat penanganan. "Kami tidak tahu harus bagaimana. Kasihan tiap nangis bola matanya sampai keluar," tandasnya. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana I Made Dwipayana dikonfirmasi, Minggu (5/1), menyatakan pihaknya akan segera turun mengecek kondisi keluarga kurang mampu tersebut termasuk kondisi kesehatan Ni Kadek Dwi Anggraini. Mantan Direktur RSU Negara ini menyatakan pihaknya akan berkordinasi dengan pihak RSUP Sanglah Denpasar terkait penanganan terhadap banyi ini. “Kami akan segera turun mengecek dan kami akan secepatnya kordinasikan dengan rekan-rekan di Sanglah,” ujar dokter umum ini. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tak Sekadar Bukber, Grup Astra Bali Rangkul Sosok-Sosok Inspiratif Pemaju UMKM Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Grup Astra Bali,  media, serta sosok-sosok inspiratif yakni Local Champion Kampung Berseri Astra (KBA) dan para penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards (SIA) wilayah Bali, Group Astra Bali menggelar buka puasa bersama, Rabu (11/3/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

BRI Region 17 Denpasar Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai bulan suci Ramadan 1447 H, BRI Region 17 Denpasar menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim dengan tema “Ramadan Bahagia Untuk Semua” yang diselenggarakan di Kantor BRI Region 17 Denpasar pada Jumat (6/3).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.