Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

10 Atlet Cricket Bali Pastikan ke Papua

Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Teka teki soal 10 atlet cricket Bali terjawab sudah setelah Rabu (3/10) mereka mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi di KONI Bali. Dalam pertemuan kemarin, ke-10 atlet cricket masing-masing didampingi keluarganya. Dalam pertemuan kemarin diputuskan mereka hengkang ke Papua dengan alasan mendapat pekerjaan di provinsi yang akan menjadi tuan rumah PON XX/2020 tersebut. Sebelumnya, beberapa bulan lalu ada polemik yang terus menyeruak karena 10 atlet tersebut membela Papua di Kejurnas Kriket di Lapangan Kriket Jimbaran. Hal ini membuat KONI Bali geram kepada mereka, sebab mereka merupakan atlet cricket Bali, yang berlaga di PON Jawa Barat tahun 2016 silam. Dalam pertemuan kemarin, Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi bahkan tidak berlama-lama berada di ruang rapat tersebut. Terlihat Suwandi sudah sedikit geram dengan sikap yang dilakukan oleh 10 atlet cricket tersebut. “Sekarang terserah mereka. Mereka kan sudah menyatakan itu. Kami ikuti permainan mereka saja. Mereka sudah menyatakan mundur sebagai atlet Bali dan mereka beralasan karena sudah mendapat pekerjaan di Papua. Mereka mengaku sudah diterima kerja di sana,” terang Suwandi saat ditemui di ruangannya usai pertemuan kemarin. Dia mempertanyakan mengapa kompak atlet cricket yang diterima bekerja di Papua. “Kok bisa bedol desa seperti ini? Kenapa semuanya atlet cricket yang notabene merupakan tim cricket PON Bali? Apakah kami mencoba untuk dibohongi?,” terangnya dengan geram. Baginya, mereka semua yang hengkang ke Papua tidak bisa berbalas budi untuk masyarakat Bali. “Selama ini, Rp 2,5 miliar kami berikan dana pembinaan untuk cricket. Sekarang seenaknya mau ditinggal dengan cara yang tidak bagus. Mereka tidak pernah minta izin memperkuat Papua di kejurnas,” terangnya. Di sisi lain, salah seorang atlet cricket I Kadek Gamantika yang diwawancarai kemarin tidak banyak berkomentar. Ketika ditanya mengenai hasil pertemuan kemarin, dia mengaku tidak ada hasil yang didapatkan. “Tidak ada hasil,” terangnya singkat. Selain itu, ketika ditanya mengenai kebenaran perpindahan mereka ke Papua, dia juga enggan untuk menjawab.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Prosesi Ngajum Karya Pitra Yadnya dan Atma Wedana Desa Adat Serangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mengikuti prosesi Ngajum serangkaian Karya Pitra Yadnya lan Atma Wedana Desa Adat Serangan, yang diselenggarakan di Lapangan Wayan Bulit Serangan, Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-27 Dian Kemala PP Polri Bali: Suweta Berharap Anggota Semakin Solid dan Berkontribusi

balitribune.co.id | Denpasar - Dian Kemala Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Bali memperingati hari jadi ke-27 di Kantor PP Polri Daerah Bali, Senin (14/9/2026). Melalui momentum ini, organisasi wadah purnawirawan dan istri purnawirawan Polri tersebut diharapkan semakin matang, solid, serta memperkuat kebersamaan.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.