Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

10 Sekaa Pentas ‘Ngelawang’ di Puputan Badung

nglawang
Salah satu sekaa ngelawang saat tampil Ngelawang di Depan Pura Jagatnatha Denpasar, Rabu (13/6).

BALI TRIBUNE - Pemkot Denpasar menggelar pentas ‘Ngelawang’ bersama serangkaian hari Suci Galungan dan Kuningan yang dilaksanakan  di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung tepatnya di Jaba Pura Jagatnatha, Denpasar, Rabu (13/6). Kegiatan yang merupakan bentuk pelestarian kesenian tradisi Bali ini diikuti oleh 10 sekaa se-Kota Denpasar dan sedianya akan berlangsung di masing-masing desa pakraman hingga 17 Juni mendatang. Kasubag Bina Keagamaan Bagian Kesra Setda Kota Denpasar, I Nyoman Oka mengatakan, tradisi ngelawang yang telah berlangsung turun-temurun ini selain sebagai upaya membangkitkan semangat seni juga diharapkan dapat memberikan vibrasi kesucian untuk menetralisir alam semesta, menolak segala macam penyakit yang dapat mengganggu kehidupan manusia baik secara sekala maupun niskala. Pelaksanaan Ngelawang oleh masyarakat Hindu Bali identik dilaksanakan ketika memasuki masa ‘Uncal Walung’, yakni mulai dari Galungan hingga Buda Kliwon Pegatwakan. Lebih lanjut dikatakan, pada rentang waktu tersebut diyakini aure negative memiliki andil besar menguasa alam semesta. Sehingga dengan pelaksanaan Ngelawang yang menampilkan penokohan baik buruk yang dikemas dalam sajian penokohan Barong Ket, Barong Bangkung, Barong Brutuk dan jenis barong lainya sebagai symbol kekuatan positif. Sedangkan Rangda merupakan symbol dari kekuatan negative yang keduanya saling berkaitan dalam menciptakan keseimbangan alam semesta. “Ngelawang ini adalah seni tradisi di Bali yang sarad makna, sehingga kelestarian harus tetap dijaga, dan di Kota Denpasar sendiri eksistensi sekaa ngelawang masih dapat dijumpai saat Umanis Galungan dan Umanis Kuningan,” ungkapnya. Dikatakan, pentas ngelawang ini hanya sebagai bentuk dukungan awal untuk selanjutnya tradisi ngelawang akan di lakukan oleh sekaa-sekaa di desa pakraman masing-masing saat memasuki masa Uncal Walung. Seluruh peserta ngelawang dibebaskan untuk membuat sebuah garapan dramatikal sesuai dengan ide masing-masing yang tetap berpedoman pada ajaran rwa bhineda atau baik dan buruk. “Sampai saat ini tradisi ngelawang masih lestari di Denpasar. Kali ini kami hanya ingin memberikan apresiasi terhadap sekaa-sekaa yang bertahan dan untuk memotivasi sekaa-sekaa lainnya tetap melestarikan tradisi ngelawang ini. Kali ini peserta yang dominan merupakan kalangan pelajar tingkat SD, dan SMP serta SMA. Di samping itu, juga melibatkan sekaa teruna-teruni sebagai pendamping, sehingga, tradisi ngelawang ini dapat tetap ajeg dan lestari,” ujarnya sembari berharap tumbuh sekaa-sekaa di masing-masing desa pakraman agar tradisi ngelawang sebagai penetralisir aura negatif tetap lestari. Koordinator Parade Ngelawang, Anak Agung Putra menegaskan sebagai langkah awal, setiap sekaaa ngelawang mengikuti prosesi upacara ritual ataupun penyucian di Pura Jagatnatha yang dirangkaikan dengan upacara penileman untuk memohon keselamatan. Selanjutnya setiap sekaa diberikan kebebasan ngelawang di lingkungan desanya sesuai arahan para prajuru desa pakraman setempat hingga perayaan hari suci Kuningan. “Tahun ini terdapat 10 sekaa, mudah-mudahan tahun depan bisa difasilitasi lebih banyak peserta sehingga sekaa ngelawang yang sudah ada bisa diberikan peluang untuk tampil dan yang belum ada diberikan peluang untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya. Salah seoarang peserta asal Banjar Cengkilung, I Putu Andi Pratama yang merupakan juru Unying ini mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ngelawang ini sejak empat tahun lalu. Sehingga, setiap mendekati hari suci Galungan pihaknya bersama sekaa selalu melaksanakan ngelawang di wilayah desa masing-masing. “Ngelawang ini adalah hal yang paling gampang karena gerakannya bebas, sehingga mudah dibawakan dan menyenangkan,” ungkapnya. Adapun sepuluh sekaa yang mengikuti kegiatan ngelawang ini meliputi Sekaa Ngelawang Cenik Pangus Banjar Kesambi, Sekaa Ngelawang Ratna Kumara Banjar Kalah, Sekaa Ngelawang Gita Swara Banjar Ujung, Sekaa Ngelawang Dharma Kumara Banjar Cengkilung, Seka Ngelawang Angga Duta Banjar Jenah, Sekaa Ngelawag Sekar Rahayu Banjar Pondok, Sekaa Ngelawang Rare Binal Banjar Minggir, Sekaa Ngelawang Dwi Kumara Banjar Anyar, Sekaa Ngelawang Petak Ireng Banjar Batan Poh, Seka Ngelawang Taksu Banjar Kangin Sidhakarya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Bupati Beri Peringatan Keras, Jangan Jadikan Bangli Tempat Sampah dari Luar Daerah

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memberikan peringatan keras kepada oknum terutama yang berasal dari luar Bangli yang kedapatan  membuang sampah di wilayah Bangli  baik itu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun di jurang- jurang milik desa.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Penguatan Koperasi di Tabanan, Bupati Sanjaya Hadiri Pra-RAT KPN Abdi Praja Singasana Jaya Tahun Buku 2025

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Abdi Praja Singasana Jaya Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Tabanan, Minggu (1/3).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Di Bandara Ngurah Rai Ribuan Penumpang Mengalami Pembatalan Penerbangan ke Timur Tengah

balitribune.co.id | Kuta - Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan.

Baca Selengkapnya icon click

Dampak Perang Timur Tengah, Sejumlah Penerbangan Internasional Dibatalkan

balitribune.co.id I Mangupura — Dampak konflik di Timur Tengah menyebabkan sejumlah penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dibatalkan, Sabtu (28/2/2026).  Setidaknya, ada 5 penerbangan internasional yang berstatus batal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabanan Jadi Pionir Digitalisasi Bansos Berbasis Digital Public Infrastructure di Indonesia

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) yang akan berlangsung pada April hingga Juni 2026. Tabanan menjadi bagian dari Provinsi Bali yang ditunjuk sebagai provinsi pertama di Indonesia dalam perluasan uji coba sistem digital bansos secara menyeluruh di tingkat kabupaten/kota.

Baca Selengkapnya icon click

Sengkarut Lahan Puluhan Miliar di Canggu, Laporan Korban di Polda Bali Masih 'Membeku'

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus mafia tanah di Bali kembali terjadi. Seorang wanita, Sella Sakinah (34) melaporkan kasus dugaan penyerobotan tanah di Desa Canggu, Kabupaten Badung dengan terlapor berinisial HS ke Polda Bali. Namun laporan sejak 12 Desember 2024 dengan bukti Laporan Polisi Nomor: LP/B/857/XII/2024/SPKT/Polda Bali itu belum ada perkembangan yang berarti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.