Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

129 Unit Meteran Air di Kuta Selatan Raib Digondol Maling ​

Meteran air hilang
Bali Tribune / DIGONDOL MALING - Meteran air milik warga raib digondol maling di wilayah Kuta Selatan

balitribune.co.id I Mangupura - Aksi pencurian meteran air (water meter) di wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung, terus menjadi-jadi. Bahkan, sampai saat ini ratusan unit meteran air di wilayah tersebut dilaporkan raib digondol maling.

Hilangnya water meter ini dibenarkan oleh Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung I Wayan Suyasa. Ia mencatat sebanyak 129 unit meteran air milik pelanggan raib digondol pencuri dalam kurun waktu empat bulan terakhir, terhitung sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.

​Data terbaru bahkan menunjukkan eskalasi pencurian yang cukup tinggi. Pada Minggu (22/3/2026) saja, belasan unit raib dalam sehari di dua lokasi berbeda, yakni 4 unit di Banjar Cenggiling dan 7 unit di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa. 

Secara akumulatif, laporan kehilangan mencatat 32 buah pada Desember 2025, melonjak menjadi 45 buah pada Januari 2026, disusul 24 buah pada Februari, dan hingga akhir Maret ini telah menyentuh angka 28 buah. "Total kehilangan mencapai 129 unit. Pencurian ini terjadi hampir setiap hari dengan intensitas yang bervariasi," ungkap Wayan Suyasa saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).

​Menyikapi keresahan warga, PDAM Badung telah mengambil langkah kebijakan khusus. Wayan Suyasa menegaskan bahwa pihaknya melakukan penggantian unit water meter yang hilang dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh PDAM. Selain penggantian, petugas di lapangan juga mulai memasang pengaman tambahan pada instalasi meteran untuk menyulitkan aksi pencurian serupa.

​Keresahan warga bukan tanpa alasan, mengingat fenomena ini telah terjadi secara berulang selama setahun terakhir dan berdampak pada gangguan distribusi air bersih akibat kebocoran pipa saat meteran diputus paksa oleh pelaku.

​Terkait upaya penegakan hukum, PDAM Badung telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk mempersempit ruang gerak para pelaku.  "Kami sudah berkoordinasi dengan aparat desa, Camat Kuta Selatan, hingga pihak Polsek setempat untuk mengusut tuntas kasus ini," tambah Suyasa.

​Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, terutama pada jam-jam rawan. Warga diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian atau kantor PDAM terdekat jika melihat gerak-gerik orang mencurigakan di sekitar area instalasi air untuk menjaga kondusivitas wilayah Kuta Selatan.

wartawan
ANA
Category

Ngajegang Sastra Leluhur, 12 Lontar Pengobatan Hingga 'Pangijeng Abian' Dikonservasi di Belancan

balitribune.co.id | Bangli - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan kegiatan konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bali, Kamis (5/2/2026). Pada kegiatan ini berhasil diidentifikasi sebanyak 12 cakep lontar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.