Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

2 Tahun Tidak Berkumpul dengan Teman, PTM 100 Persen Disambut Riang Para Siswa

Bali Tribune / AKTIVITAS - Siswa SD N 4 Subagan, Amlapura bermain sembari menunggu jam pelajaran di mulai saat hari pertama PTM 100 persen dimulai

balitribune.co.id | Amlapura - PTM penuh 100 persen, secara serentak diseluruh sekolah di Kabupaten Karangasem, dilaksanakan Senin (10/1). Dimana kehadiran siswa di sekolah juga 100 persen, tidak seperti saat PTM terbatas yang jumlah siswanya dibatasi. Pun demikian dengan jam pelajaran pada PTM penuh 100 persen ini, juga sudah berlangsung penuh seperti semula saat sebelum Pandemi Covid-19 merebak yakni 6 jam pelajaran dikali 35 menit.

PTM 100 persen ini disambut dengan riang gembira oleh para siswa di masing-masing sekolah, betapa tidak setelah hampir duatahun lebih tidak bisa bertemu dengan teman-teman sebangku atau sekelas mereka semuanya, kini mereka sudah bisa belajar bersama, bermain dan berkumpul kembali dengan teman-teman mereka seperti saat sebelum pandemi dulu.

I Gusti Ayu Dwi Purnami, siswa kelas III SDN 4 Subagan, Amlapura, kepada media ini mengungkapkan kegembiraanya. “Setelah dua tahun saya tidak bisa bertemu dan berkumpul dengan teman-teman sekelas saya, sekarang saya senang bisa berkumpul, bertemu, bermain dan belajar dengan semua teman-teman saya,” ungkapnya dengan wajah ceria sembari bermain dengan teman-temannya dihalaman sekolah.

Seperti siswa lainnya, Gusti Ayu Dwi Purnami juga harus membawa bekal makanan ringan atau jajan serta makanan box untuk makan siang, karena pihak sekolahnya meminta agar seluruh siswa membawa makanan dari rumah. Sebab saat istirahat jam pelajaran, pintu pagar ditutup dan siswa dilarang berbelanja diluar sekolah. Sementara kantin di sekolah juga sudah ditutup agar siswa tidak jajan guna menghindari kerumunan.

Pegawai TU SD Negeri 4 Subagan, W.P Embar Apriliani, kepada media ini menyebutkan, untuk disekolah tempatnya bertugas sudah memiliki SOP seperti yang disyaratkan oleh Dinas Pendidikan Karangasem untuk bisa melaksanakan PTM 100 persen. SOP tersebut kata Embar berkaitan dengan Prokes ketat yang harus dilaksanakan oleh siswa dan sekolah mulai dari kedatangan siswa, selama proses kegiatan belajar mengajar hingga seluruh siswa pulang kerumah masing-masing usai jam pelajaran berakhir.

“Aturan Prokes selama pembelajaran berlangsung hingga siswa pulang kerumah kita laksanakan secara ketat. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, kewajiban siswa mencuci tangan atau menggunakan hand Sanitizer saat masuk kelingkungan sekolah serta menyediakan Hand Sanitizer di ruang belajar, di pintu ruang masing-masing kelas dan di beberapa tempat sesuai dengan SOP,” bebernya.

Dikatakannya, jumlah siswa di sekolah tempatnya bertugas tersebut totalnya berjumlah 445 orang, dan seluruhnya bersekolah pagi. Hanya saja siswa kelas II saja yang dibagi dalam dua sift yakni pagi dan siang karena guru kelasnya hanya satu orang.

Hal serupa juga nampak di SMP Negeri 1 Amlapura. Dari pantauan media ini, hampir seluruh siswa hadir dalam PTM 100 persen ini. Karena jumlah siswa disekolah ini totalnya sebanyak 890 orang, maka pihak sekolah membagi PTM penuh dalam dua sift, yakni sebagian sekolah pagi dan sebagiannya lagi sekolah siang.

“Kami menjalankan SOP dengan ketat, utamanya pemeriksaan suhu tubuh. Kalau ditemukan anak suhu tubuhnya melebihi 37 celsius langsung kita pulangkan. Sementara untuk vaksinasi hampir seluruh siswa dan pendidik kami sudah divaksin,” sebutnya. Hanya memang ada enam siswa yang belum di vaksin karena sakit, serta ada dua orang guru yang belum di vaksin juga karena sedang sakit.

Seperti sekolah lainnya, saat jam istirahat pihaknya juga melarang siswa untuk keluar areal sekolah dengan cara menutup gerbang. “Jadi begitu jam istirahat, gerbang sekolah kami tutup agar siswa tidak jajan keluar sekolah. Kami sudah sarankan agar masing-masing siswa membawa bekal sendiri dari rumah,” tegasnya.

Nah masalahnya memang di luar sekolah itu ada banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) sehingga saat pulang sekolah siswanya kadang jajan di PKL di luar sekolah tersebut. “Tapi kami sudah meminta bantuan kepada Polsek Kota agar mengatasi masalah ini, sehingga saat siswa kami pulang sekolah tidak ada PKL depan sekolah untuk menghidari terjadinya kerumunan,” tuntasnya.

wartawan
AGS
Category

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Rumah di Sibangkaja Terendam Banjir, Camat Abiansemal : Rumah Lebih Rendah dari Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Satu rumah milik warga Banjar Sangging, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung ikut terendam banjir, pada Selasa (24/2/2026). Genangan air setinggi lutut orang dewasa ini bahkan masih bertahan sampai Rabu (25/2/2026).

 

Baca Selengkapnya icon click

Jantung Pariwisata Bali Terendam, Kerugian Ekonomi Capai Miliaran Rupiah

balitribune.co.id I Mangupura -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Badung dan Denpasar pada Selasa (25/2/2026) menyisakan duka bagi pelaku industri pariwisata. Kawasan primadona seperti Kuta, Legian dan Seminyak berubah menjadi lautan air, memicu kerugian material masif yang ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah. Kondisi ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan ancaman serius bagi reputasi Bali di mata internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.