Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

217 Sulinggih Ikuti Paruman Sulinggih Denpasar Ke-7, Samakan Persepsi Dukung Pembangunan dalam Bingkai Tri Hita Karana

Paruman Sulinggih Kota Denpasar ke-7 tahun 2018 di Wantilan Pura Desa lan Puseh Desa Pakraman Yangbatu, Kamis (1/11).

 BALI TRIBUNE - Dalam upaya mendukung pembangunan Kota Denpasar yang selaras, serasi dan seimbang dalam menuju keharmonisan, Pemkot Denpasar memalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar kembali menggelar Parum Sulinggih ke-7 yang dilaksanakan di Wantilan Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Yangbatu, Denpasar, Kamis (1/11). Kegiatan yang bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menerima usulan sulinggih dalam pembangunan dan menyikapi isu sosial yang berkembang ini dihadiri dibuka Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede yang ditandai dengan penyerahan Kriya Patra lan Genta. Turut hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan OPD dan Instansi terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Bertindak sebagai Narawakya sesuai dengan tema pokok yakni Pura Swagina Pura Melanting Pasar, Ida Pedanda Gede Putra Bajing. Diwawancarai disela kegiatan, Ketua Sabha Upadesa, I Wayan Meganadha didampingi Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar, Cokorda Putra Wisnu Wardana menjelaskan bahwa Parum Sulinggih di Kota Denpasar ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkot Denpasar. Pelaksanaan kegiatan ini guna menerima masukan sehingga menjadi pedoman pembangunan kota di berbagai sektor. Sehingga upaya mewujudkan pembangunan yang selaras, serasi dan seimbang dapat diwujudkan. Lebih lanjut dikatakan, adapun kegiatan yang diikuti oleh 217 sulinggih lanang istri di Kota Denpasar ini membahas permasalahan kehidupan beragama. Dimana, apa yang menjadi filosofi atau ajaran agama kini bertemu dengan kenyataan. Sehingga diperlukan aturan baku dalam pelaksanaanya guna menghindari adanya kesenjangan sosial di masyarakat. “Dengan adanya parum ini dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat, sehingga pelaksanaan kehidupan beragam dapat saling melengkapi satu sama lain,” jelasnya. Pihaknya menambahkan, pada paruman kali ini adapun tema pokok yakni membahas  tentang Pura Swagina yakni Pura Melanting Pasar. Dimana, pesetntya pembangunan dan perkembangan zaman memberikan dampak tersendiri bagi sektor-sektor tradisional tak terkecuali pasar. Di Bali, pasar dikenal tidak hanya sebagai lokai bertemunya antara penjual dan pembeli, melainkan rancang bangun tata ruang dengan parahyangan yang dikenal dengan Pura Melanting.  “Kami berharap dengan adanya parum ini dapat menghasilkan keputusan yang dapat menjadi acuan bersama dalam menjaga kelestarian Pura Melanting Pasar,” paparnya. Dalam materinya, Ida Pedanda Gede Putra Bajing menjelaskan bahwa berdasarkan Pesamuhan Sulinggih dan welaka se-Kabupaten Badung tanggal 26 Juli 1986 di Pasraman Uluwatu memutuskan bahwa ‘Kalau mempunyai suatu Pasar, maka tempat suci disana  di bangun dengan nama “Pura Melanting”. Sehingga, dalam setiap aktivitasnya Pasar di Bali sangat erat kaitanya dengan Ida Bhatara Melanting. Sementara, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan paruman sulinggih ini. Dimana, dari pelaksanan kegiatan ini dapat menjadi acuan dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar yang ebrwawasan budaya menuju keharmonisan sesuai dengan filosofi Tri Hita Karana.  “Terimakasih atas sumbangsih para sulinggih yang turut andil dalam memberikam masukan dalam pembangunan di Kota Denpasar yang senantiasa berpedoman pada Tri Hita Karana,” jelasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Ketua DPRD Gianyar Pastikan Jalan Rusak Tertangani secara Terukur

balitribune.co.id I Gianyar - Maraknya unggahan jalan rusak di wilayah Gianyar,  seakan luput dari perhatian pemerintah setempat. Framming ini pun disikapi tegas oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Ketut Sudarsana yang inten meninjau langsung ke lokasi. Dengan kuota anggaran yang cukup besar setiap tahunnya, perbaikan jalan rusak dipastikan mendapat penanganan prioritas namun tetap terukur merunut regulasi.

Baca Selengkapnya icon click

Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Pelepasan Tukik

balitribune.co.id I Denpasar - Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Denpasar resmi ditutup pada Sabtu (23/5/2026). 

Penutupan acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, diisi dengan yoga bersama hingga pelepasan tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Virus ASF 'Hantui' Peternak, Tim Disperpa Badung Cek Puluhan Babi Mati Misterius di Canggu

balitribune.co.id I Mangupura - Ancaman Virus African Swine Fever (ASF) kembali menghantui peternak babi di Badung. Puluhan ekor babi di kawasan Banjar Kayu Tulang, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara dilaporkan mati mendadak dengan gejala mengarah kuat pada serangan virus mematikan tersebut.

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung pun langsung bergerak cepat setelah informasi kematian ternak itu ramai diperbincangkan.

Baca Selengkapnya icon click

Sapi “Kliwon” Asal Abianbase Gianyar Jadi Pilihan Kurban Presiden RI

balitribune.co.id I Gianyar - Prestasi membanggakan diraih peternak muda asal Banjar Pekandelan, Kelurahan Abianbase, Gianyar, I Kadek Astitiya. Sapi Bali miliknya yang diberi nama “Kliwon” resmi terpilih sebagai hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Permudah Warga Bayar Pajak, Bupati Sutjidra Resmi Luncurkan Mobil Samsat Keliling

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan Mobil Samsat Keliling di arena Car Free Day Singaraja, Minggu (24/5/2026). Layanan tersebut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Hari Tri Suci Waisak, Umat Buddha Denpasar Gelar Pattidana untuk Leluhur

balitribune.co.id I Denpasar - Menyambut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak yang jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang, Vihara Buddha Sakyamuni, Jalan Gunung Agung Denpasar menggelar upacara Pattidana atau pelimpahan jasa kepada para leluhur. Kegiatan ini digelar pada Minggu (24/5/2026) yang menjadi wujud bakti umat kepada orang tua dan leluhur yang telah tiada.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.