Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

3.082 Peserta, Lolos Passing Grade Cuma 100 Orang Nasib Ribuan Pelamar CPNS Badung Tunggu Pusat

I Gede Wijaya

BALI TRIBUNE - Ribuan nasib pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Badung tahun 2018 belum diputuskan. Pasca pelaksanaan test Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar Senin (5/11) dan Selasa (6/11) di Makodam IX Udayana, Denpasar, pihak panitia seleksi daerah (Panselda) CPNS Badung belum berani berkomentar banyak soal hasil seleksi. Pun demikian, dari hasil test sistem CAT mayoritas pelamar sudah mengaku dirinya tidak lolos lantaran tidak memenuhi nilai standar passing grade. Saat test kemarin total ada sebanyak 3.082 peserta atau pelamar yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, pihak panitia memperkirakan yang lolos memenuhi passing grade kurang lebih sekitar 100 orang.  Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung I Gede Wijaya yang dikonfirmasi, Rabu (7/11), mengakui peserta yang lolos memenuhi passing grade sangat sedikit. Namun, pihaknya belum berani mengumumkan sebelum ada pengumuman resmi dari pusat. Sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi pasti kapan pengumuman CPNS akan dilakukan. “Belum berani kita katakan lolos dan tidak lolos. Dari seluruh peserta test yang memenuhi passing grade sangat sedikit, kurang lebih 100 orang,” ujarnya. UntukUntuk pengumuman calon abdi negara ini, Wijaya mengaku masih akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, baik Badan Kepegawaian Nasional (BKN) maupun Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negera dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Kemungkinan besar koordinasi dengan pusat ini akan dilakukan setelah semua daerah selesai melakukan seleks “Kita koordinasi. Teman-teman yang lain kan masih laksanakan test,” kata Wijaya. Disinggung soal banyaknya pelamar yang mengaku tidak lolos, mantan Kabag Humas dan Protokol Badung ini tak menampiknya. Menurut dia wajar pelamar menebak ‘nasibnya’ lantaran saat test berlangsung yang bersangkutan sudah bisa tahu skor nilainya. Sesuai aturan MenPAN-RB passing grade pelamar yang lolos sudah diatur dan diumumkan ke publik. “Itu kan mereka sendiri yg sudah bisa menilai dirinya sendiri. Karena sudah ada aturan MenPAN yang menetapan passing grade. Dan mereka (pelamar) tahu itu,” tegasnya. Sejauh ini, pihaknya tidak pernah menyebut pelamar itu lolos ataupun tidak sebelum pengumuman resmi dirilis. “Yang jelas kami dari panitia belum ada membuat pengumuman,” imbuh Wijaya. Namun, bila berkaca dari hasil tes di beberapa daerah yang lain, Wijaya meyakini kondisi Badung tak jauh beda. Ia yakin bila mengacu passing grade pasti banyak pelamar yang gugur. “Kondisi di Badung hampir sama dengan daerah lain. Pasti banyak tidak lolos kalau acuannya passing grade. Kalau tidak salah yang lolos pakai passing grade Cuma 100 orang,” terangnya. Nah, karena Badung mendapat formasi sebanyak 301, maka pihaknya berharap formasi terisi penuh. Untuk hal itu, pihaknya dalam waktu dekat mengaku akan berkonsultasi ke pusat. Untuk memastikan apakah standar kelulusan memakai passing grade murni atau bisa cara lain. “Nah itu (standar kelulusan, red) yang akan kita kordinasikan ke pusat BKN dan MenPAN. Apakah gimana nanti. Karena hampir semua daerah mengalami begitu (sedikit memenuhi passing grade, red). Nanti kita sama-sama akan tanyakan ke pusat,” kata Wijaya. Untuk saat ini, pejabat asak Kuta Utara inipun meminta para pelamar bersabar menunggu pengumuman resmi dari panitia. “Ya, tunggu saja. Untuk pengumuman kita nunggu jadwal. Kapan? Apakah ada kebijakan baru lagi, pengumuman seperti apa nanti. Kita tunggu,” pintanya. 

wartawan
I Made Darna
Category

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.