Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

6 Varian Indomie Selera Nusantara Lengkap dengan Harganya

Bali Tribune/https://www.indomie.com/homepage
balitribune.co.id | Indomie selera nusantara termasuk ke dalam merek mie instan angkatan pertama yang berhasil bertahan di tengah gempuran zaman. Bahkan, ia menjadi pilihan terfavorit masyarakat Indonesia.
 
Keputusan Indomie untuk mengeksplorasi kuliner Nusantara dan mewujudkannya dalam sebungkus mi instan sangatlah cerdik. Masyarakat jadi bisa mencicipi gambaran rasa kuliner khas daerah-daerah lain, tanpa perlu repot-repot menempuh perjalanan jauh dan merogoh kocek yang dalam.
 
Nah, berikut ini ada beberapa varian Indomie yang memiliki banyak penggemar di berbagai belahan Indonesia. 

6 Varian Indomie Selera Nusantara Lengkap dengan Harganya

Dari belasan varian Indomie yang terinspirasi dari kuliner Indonesia, berikut ini ada beberapa yang menjadi idola di lidah masyarakat: 

1. Indomie Rasa Soto Lamongan

Varian ini juga berhasil merepresentasikan cita rasa masakan aslinya dengan baik. Bumbu sotonya medhok dengan kaldu ayam yang umami, dan tambahan rasa asam jeruk nipis yang segar sebagaimana soto Lamongan seharusnya. Harga Indomie rasa soto lamongan ini sekitar 3.000 rupiah per bungkus dengan estimasi harga satu karton sekitar 100.000 rupiah.

2. Mi Goreng Rasa Rendang

Aroma rempahnya sangat kuat dan menggugah selera. Saat dimakan, rasa rendangnya langsung nendang di mulut. Banyaknya jenis rempah yang digunakan membuat mie ini terasa pedas dan hangat di tenggorokan, meskipun tanpa penambahan bubuk cabai. Harga Indomie rendang satu bungkus mulai dari 2.800 rupiah dan harga satu karton sekitar 100.000 rupiah.

3. Indomie Coto Makassar

Kali ini varian Indomie selera nusantara terinspirasi dari makanan khas tradisional Suku Makassar, Sulawesi Selatan. Indomie Coto Makassar ini dilengkapi dengan minyak bumbu, bawang goreng dan cabai bubuk. Untuk harga, Indomie coto Makassar ini dijual mulai dari 3.000 rupiah dengan harga satu dus sekitar 100.000 rupiah.

4. Indomie goreng Aceh

Siapa tak kenal Mie goreng Aceh yang terkenal dengan rasa rempah pedasnya ini? Kini kamu bisa menikmatinya dengan mudah dari Indomie yang tak kalah lezatnya. Indomie goreng Aceh, dijual dengan harga mulai dari 2.900 rupiah dan harga satu dus mulai dari 110.000 rupiah

5. Indomie Empal Gentong

Masakan khas dari Cirebon satu ini mirip dengan gulai, Indomie pun menyediakan rasa varian Empal Gentong yang menggoyang lidah. Harganya juga sangat terjangkau, yakni 2.900 rupiah per bungkus dan 97.000 satu kardusnya.

6. Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kuit

Indomie Soto Banjar Limau Kuit menjadi andalan bagi orang-orang Kalimantan. Saat ini, varian ini mulai banyak dipasarkan ke luar Kalimantan. Harga Indomie rasa soto Banjar limau kuit ini terbilang sedikit lebih mahal, yakni 3.500 rupiah per bungkus dan satu kardus mulia dari 120.000 rupiah.

Jika dilihat dari banyaknya varian Indomie selera nusantara dan didukung dengan harga yang sangat terjangkau, tidak heran jika makanan di atas menjadi makanan pemersatu bangsa. Sebab tidak hanya nikmat, cocok di lidah orang Indonesia tetapi juga ramah kantong. 

Nah, ingin menikmati lezatnya makan Indomie? Anda bisa membelinya di Blibli, marketplace terpercaya di Indonesia. Banyak diskon dan promo menanti Anda setiap harinya. Selain itu tersedia banyak varian indomie yang bisa dipilih sesuai selera. 

Menariknya, Blibli juga menyediakan konten edukatif yang bisa Anda baca di Blibli Friends. Di blog Blibli Friends ini, Anda akan menemukan banyak artikel informatif dengan banyak tema, mulai kuliner, kesehatan, keuangan hingga parenting. 

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo coba menu berbagai rasa Indomie selera nusantara yang belum pernah dimakan dan bagikan pengalaman Anda.

wartawan
Redaksi
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.