Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

8 Desa di Pupuan Sudah Terima BLT

Bali Tribune/ I Putu Hendra Manik.
Balitribune.co.id | Tabanan - Dari 14 Desa yang ada di Kecamatan Pupuan baru delapan desa yang telah mendapatkan dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa (DD) dan sisanya akan cair hari Jumat (15/5). Hal tersebut diungkapkan oleh Camat Pupuan I Putu Hendra Manik. Untuk di Kecamatan Pupuan sebanyak 867 warga menerima BLT Dana Desa dari 14 Desa yang ada. 
 
Hendara Manik menambahkan, pencairan BLT di Kecamatan Pupuan secara tunai dan non tunai. Dimana pencairan BLT secata tunai diberikan kepada masyarakat dengan kategori kondisi yang sakit kronis tidak bisa keluar rumah, sehingga tim Satgaslah yang mencairkan. "Untuk BLT DD sebagian ada yang kami berikan secara tunai kepada warga yang sakit kronis, dan Satgas desa yang langsung memberikan ke rumah warga yang sakit," jelasnya, Kamis (14/5).
 
Dari 14 desa yang ada yang sudah tercairkan yaitu Desa Mundektemu, Batungsel, Belimbing, Karyasari, Pujungan, Padangan, sai, jelijih punggang. Dan 6 desa yang belum mendapatkan Kebon padangan, Sanda, Bantiran, Pupuan, Blatungan, Pajahan belum cairnya BLT tersebut dikarenakan pihaknya masih menunggu laporan no rekening penerima BLT. "Rencananya desa yang belum mendapatkan BLT akan cair Jumat (15/5), dan hingga saat ini dalam penyerahan BLT kami tidak menemui masalah, Astungkare lancar," katanya.
 
Penerima BLT di Kecamatan Pupuan berjalan dengan lancar. Dimana pemberian BLT dilakukan dengan selektif dan proses pengecekan dilakukan dengan teliti, kalau ada data penerima ganda maka penerimanya akan dibatalkan. "Kalau ada laporan ke kami, tentang BLT yang tidak tepat sasaran akan kami batalkan. Sebab kami sudah evaluasi data 2 minggu yang lalu dan sudah kami tentukan juga penerimanya, dan data yang dobel juga sudah kami hapus yang awalnya menerima BLT ribuan KK, setelah kami cek lagi menjadi 867 KK," tandasnya.
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.