Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Abalone Dapat Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Pesisir

EKONOMI
Penyerahan dan penyebaran abalone dan tripang di Pantai Menanga, Desa Cemagi Badung, Rabu (19/4).

BALI TRIBUNE - Melihat potensi pesisir Bali yang begitu besar, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya yang ada sebagai bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Penelitian Observasi Laut, I Nyoman Radiarta. “Terkait dengan peringatan Hari Bumi di Bali, kita galakkan hasil hasil penelitian untuk membangun perekonomian masyarakat pesisir, dan ini pertama kali di Bali,” ujarnya di sela acara Restocking Kerang Abalone di Pantai Menanga, Desa Cemagi Badung, Rabu (19/4).

Disebutkan, kerang Abalone memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, ini merupakan kesempatan bagi warga sekitar dalam mengembangkan kerang abalone, apalagi secara demografis Pantai Menanga dianggap paling cocok untuk budidaya kerang Abalone. “Ketersediaan nutrisi yang sangat tinggi, sifat abalone tidak suka berpindah selama asupan makanan mencukupi,” katanya.

Menurutnya, majunya pariwisata di Bali menunjang peningkatan kebutuhan kerang ini. Terlebih, abalone punya nilai jual tinggi, yaitu di kisaran Rp250 ribu perkilo. Kerang abalone ini tidak perlu perawatan khusus, cukup diawasi lingkungan sekitarnya saja. Ia yakin abalone bisa memberi tambahan pendapatan bagi masyarakat pesisir.

“Kami berharap Pantai Menanga bisa menjadi konservasi alam dan ekowisata ke depannya. Tentu ini potensi yang harus digali secara berkelanjutan,” ucapnya. bersemangat. Ditambahkan Peneliti Abalone dari Balai Besar Litbang Budidaya Laut KKP, Ibnu Rusdi, kesempatan membudidayakan abalone dan tripang sebenarnya bisa dilakukan di sepanjang pantai Selatan Bali.

“Selama ada daerah lamun dan berpasir cocok untuk budidaya abalone dan tripang. Di samping itu, tambah Ibnu, pasca penyebaran abalone dan tripang akan kita monitor terus, jadi tidak kita lepas begitu saja. “Saat ini kan ukuran abalone yang kita lepas ukurannya sekitar 3-4 cm, nanti kalau ukurannya sampai sekitar 7cm baru bisa dipanen,” kata Ibnu, menjelaskan.

Dalam restocking menyambut Hari Bumi merupakan hasil kerja sama UPT KKP dan CI kali ini sekitar 500 ekor Abalone dan 500 Tripang disediakan oleh Balai Besar Litbang Budidaya Laut, Gondol Buleleng, dan 2.500 Abalone sedangkan dari Balai Induk yang ada di Karangasem menyediakan 2.500 abalone. “Apabila tahap awal ini berhasil, selanjutnya akan ditambah lagi,” tutup Radiarta.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.