Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Abrasi Pebuahan Mengganas, Warga Mengungsi Bertambah

Bali Tribune/ ABRASI - Kondisi permukiman warga di pesisir Banjar Pebuahan kini semakin parah akibat terjangan gelombang tinggi maupun ganasnya abrasi.
balitribune.co.id | Negara - Kondisi wilayah pesisir Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara kini semakin luluh lantah. Daratan yang merupakan permukiman warga dan sentra usaha kuliner seafood ini kini terus tergerus ganasnya abrasi. Warga setempat kini terus diteror ganasnya gempuran ombak perairan selatan Jembrana.
 
Seperti gempuran gelombang tinggi yang bertubi-tubi menghantam permukiman warga di pesisir Banjar Pebuahan sejak Selasa (7/1) malam. Gempuran ombak ini memperparah dampak gerusan abrasi di wilayah pesisir selatan Jembrana ini semakin parah dan mengkhawatirkan. Selain semakin merongrong daratan yang sebelumnya pekarangan warga, tingginya gelombang di perairan selatan Jembrana ini juga mengakibatkan rusaknya infrastruktur seperti akses jalan desa setempat yang telah tegerus dan terputus.
 
Begitupula kondisi permukiman warga yang semakin luluh lanta. Puluhan bangunan yang dulunya berdiri di tepi pantai berpasir baik itu rumah warga, tempat usaha lesehan, tempat ibadah bahkan bangunan sekolah kini porak-poranda. Bahkan gelombang tinggi yang terjadi Selasa malam mengakibatkan 15 rumah terdampak dan tidak sedikit diantaranya kerusakannya semakin parah. Bahkan satu mushola yang menjadi tempat ibadah warga setempat juga hancur. Sejumlah warga mengatakan tinggi gelombang mencapai 2 meter lebih.
 
Salah seorang warga yang terdampak abrasi, Jamhari mengatakan akibat abrasi akhir-akhir ini, sejumlah bangunan tempat tinggal warga yang tersisa menjadi hancur. Ganasnya gempuran gelombang air laut ini membuat warga panik dan resah. Terlebih antara bangunan rumah warga dengan pantai sudah tidak ada pembatas maupun jarak sehingga berhadapan langsung dengan air laut. Kini jumlah warga yang mengungsi ke lokasi yang lebih aman juga semakin bertambah. sejumlah warga juga membongkar bangunannya yang diterjang ombak.
 
Warga Rabu kembali bergotong royong menyelamatkan harta benda mereka. "Kami semalam gotong royong angkut-angkut barang agar bisa diselamatkan," ungkap nelayan tradisional ini. Warga lainnya, Rafikin mengatakan sebagian rumahnya juga hancur, namun karena keluarganya belum memiliki tempat untuk mengungsi sebagian lagi masih dimanfaatkan. "Kami masih bisa tidur di bagian depan rumah. Sementara di bagian belakang sudah hancur," ungkapnya.
 
Warga memprediksi kondisi yang sudah terjadi sejak sepekan belakangan ini akan berlangsung hingga setelah purnama. Sejumlah warga berharap adanya bantuan penanganan abrasi di pesisir Pebuahan tersebut. Bahkan jajaran kepolisian dari Polsek Kota Negara maupun Babhinsa Koramil Negara turun untuk memantau kondisi wilayah. “Pebuahan memang rawan terhadap terjangan gelombang maupun abrasi. Kami harap segera ditangani,” ujar Kapolsek Kota Negara, Kompol I Ketut Maret. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali Gelar Vario Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka mendukung kesuksesan peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali (HCB) menggelar kegiatan bertajuk Vario Night Ride yang melibatkan sekitar 80 anggota komunitas Vario series di Bali pasa Selasa (27/1). Kegiatan ini diawali dengan city rolling menuju lokasi acara launching.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lantik Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Periode 2026–2031, Bupati Badung: Perumda MGS Harus Jadi Penopang Produksi dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) mengambil sumpah jabatan dan melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung periode 2026-2031, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pelantikan Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung, Ir. I Made Ponda Wirawan, ST., menghadiri acara Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana untuk masa jabatan 2026-2031. Kompiang Gede Pasek Wedha dipercaya sebagai Direktur Utama, sedangkan I Made Anjol Wiguna ditetapkan menjabat Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.