Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Acara Perpisahan Sekolah Berujung Petaka

Bali Tribune / KERACUNAN - Sejumlah siswa mengalami keracunan usai santap nasi bungkus pada acara perpisahan sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Satu Atap II di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng

balitribune.co.id | SingarajaBelasan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Satu Atap II di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus pada acara perpisahan disekolah tersebut.

Hingga Minggu (5/6) masih ada beberapa siswa mendapatkan perawatan medis di beberapa rumah sakit yang ada di Buleleng. Dari data yang ada, jumlah siswa yang masih menjalani perawatan sebanyak 16 orang yakni di RSUD Buleleng ada 2 orang, RS Pratama Giri Emas terdapat 2 orang dan di RS Parama Sidhi ada 12 orang.

Sementara acara perpisahan dan kenaikan kelas dan pembagian raport siswa tersebut digelar Sabtu (5/6) berawal dari siswa di SMP Negeri Satu Atap II yang ada di wilayah Desa Tambakan menggelar acara perpisahan, kenaikan kelas dan pembagian raport siswa. Setelah acara, panitia sekolah membagikan snack dan nasi bungkus kepada para siswa.

Sekitar pukul 12.30 wita, para siswa pulang ke rumah masing-masing. Namun sekitar pukul 13.00 wita, beberapa siswa mengalami gejala mual, sakit perut, muntah dan kepala pusing dan salah satu siswa tidak sadarkan diri hingga dibawa oleh orangtuanya ke rumah sakit di wilayah Buleleng.

Dari data yang diperoleh, terdapat 161 siswa mengalami keracunan yang telah mendapatkan perawatan medis baik di Rumah Sakit Pratama Giri Emas, RSUD Buleleng, RS Kerta Usada, RS Parama Sidhi dan RS Balimed Singaraja.

Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, langsung turun melihat kondisi siswa yang mengalami keracunan, di IGD RSUD Buleleng dan sejumlah rumah sakit.

"Sekalipun masih ada yang mual tapi secara umum kondisinya sudah membaik setelah ditangani dari staf medis di UGD. Secara umum gejalanya tidak terlalu berat, yang berat sudah diberikan penanganan dengan baik," ucap Sutjidra.

Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Wisnaya mengatakan, kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa ini masih dalam penyelidikan. "Masih kami kembangkan. Acara perpisahan kan pagi hari, siang ada acara makan bersama dan reaksi (mengalami mual) sore hari," kata AKP Wisnaya.

Dari informasi diterima, para siswa diduga mengalami keracunan dari nasi bungkus yang dipesan oleh seorang panitia berinisial GEY di salah satu warung milik KC, dengan ayam goreng kecap, mie hun, telur rebus sambal tomat, tum babi dan sayur kacang panjang.

Meski demikian, polisi kini masih mencari sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium. "Masih kami dalami. Penyedia makanan belum diamankan. Interogasi awal ke pihak sekolah, sudah. Setelah keterangan dari sekolah didapat, baru diketahui siapa penyedia makanan," jelas AKP Wisnaya.

Sementara Sekretaris Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gede Surya Bharata  mengimbau pihak sekolah dengan memberikan surat imbauan agar lebih berhati-hati, sehingga satuan pendidikan bisa menyeleksi lebih ketat lagi penyedia makanan agar memenuhi kualitas dan standar untuk layak dikonsumsi.

"Saya harap, kedepan kejadian ini tidak terulang kembali," tandas Surya Bharata.

wartawan
CHA
Category

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.