Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aci Ngusaba Dalem Desa Pakraman Nongan

PEREKAT
SIMBOL PEREKAT - Simbol perekat umat, Desa Pakraman Nongan Karangasem menggelar ritual Aci Ngusaba di Pura Dalem desa setempat. Tampak salah satu ritual yang dilakukan oleh sejumlah wanita pada prosesi itu, Rabu (26/4).

BALI TRIBUNE - Ribuan warga masyarakat Desa Pakraman (Adat) Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, dengan berjalan kaki sepanjang delapan kilometer melakukan upacara ritual “Aci Ngusaba Pura Dalem”. Ritual ini diawali dengan prosesi Melasti ke Taman Sari Toya Sah pada 28 April 2017 nanti.

Menurut Bendesa (Ketua Adat,red) Desa Pakraman Nongan, I Gusti Ngurah Wiryanata M.Si, Rabu (26/4) kemarin, Ngusaba Pura Dalem ini merupakan ritual tahunan yang berlangsung pada “pinanggal 4 hingga 6 Sasih Jiesta, atau 28 April hingga 1 Mei 2017 nanti. Dia menjelaskan, pelaksanaan ritual ini didasarkan oleh awig-awig (aturan adat,red) yang berlaku di Desa Pakraman Nongan.

Diungkapkan Bendesa Wiryanata, dalam awig-awig itu disebutkan,Aci Ngusaba Dalem dan Ida Bhatara Dalem Memasar ini telah dilaksanakan secara turun temurun oleh warga Desa Pakraman Nongan.

Menurut Wiryanata, pada mulanya ritual ini hanya melibatkan tiga “pengempon” (penyungsung) Pura Dalem, yaitu Pura Dalem Segah, Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan.

“Pada tahun 1997, pasca pemekaran Desa Pakraman Segah, ritual Aci Ngusaba Dalem ini hanya diikuti dua pengempon Pura Dalem yaitu Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan,” ujarnya. Dalam perkembangan selanjutnya, kata Ngurah Wiryanata, pada pelaksanaan “Ngusaba” tahun 2013 Prajuru (pengurus) Desa Pakraman Nongan berhasil menyusun dan melaksanakan “pemasupatian Awig-awig” Desa Pakraman Nongan.

“Pada saat itu juga dilaksanakan pemelaspasan dan peresmian Pura Pesamuhan Agung dan Pura Pengerubungan (Melanting),” ujarnya. Ngurah Wiryanata lebih lanjut mengatakan Pura Pesamuhan Agung ini dibangun atas dasar aspirasi Krama Desa Pakraman Nongan terhadap eksistensi dan keberadaan Pura Puseh dan Bale Agung.

Pura yang sebelumnya merupakan tempat Ida Bhatara Dalem Memasar ini dikembangkan atau ditambah ririg linggihnya dengan gedong dan meru tumpang tiga sebagai manifestasi istana Ida Bhatara Brahma dan Ida Bhatara Wisnu. “Begitu juga dengan Pura Pengerubungan (Melanting) sebagai istana Ida Betara Sri Rambut Sedana,”ungkap Wiryanata.

Dia menambahkan, Aci Ngusaba Desa Dalem) ini merupakan salah satu bentuk yadnya (korban suci,red) yang diyakini menjadi simbol perekat warga di Desa Pakraman Nongan, sekaligus sebagai media sakral untuk menanamkan nilai-nilai hidup dan kehidupan mulia. “Yakni, beryadnya kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa, alam semesta serta antar sesama umat manusia,” terangnya.

Dikatakannya, dalam Lontar Dewa Tattwa dan Lontar Usana Dewa menyebutkan bahwa, Ngusaba bertujuan untuk mengajak krama (warga) desa ngemagehang bayun bhumi atau negtegang bayun tanah (pertiwi) atau mengajak warga menjaga alam semesta.

“Dalam hal ini ‘Ngusaba Dalem/Desa’ esensinya membangun kebersamaan untuk memuja ibu pertiwi membangun spiritualitas dengan ditindaklanjuti memelihara kesuburan tanah,”kata Wiryanata.

Tujuan utama pelaksanaan Ngusaba Desa ungkap Dia, untuk kesuburan pertanian, tegaknya pemerintahan, damainya dunia dan tegaknya hati nurani dalam memelihara kebenaran serta menghindari perilaku penuh dosa.

Pada kesempatan itu, Wiryanata mengimbau kepada warga masyarakat pada Jumat (28/4) mulai pukul 08.00 - 16.00 Wita yang akan melewati Jalan Raya Besakih atau sembahyang ke Pura Agung Besakih untuk mencari jalan alternatif atau tidak melewati wilayah Nongan, karena dilakukan prosesi Melasti ke Taman Sari Toya Sah, dengan iring-iringan berjalan kaki sekitar 8 kilometer dari Pasar Nongan.

“Kami dari pengurus Desa Pakraman Nongan mengimbau kepada masyarakat yang akan melewati jalur Pura Besakih agar mencari jalan alternatif lain, karena prosesi upacara Melasti Ngusaba Dalem/Desa dengan berjalan kaki sekitar delapan kilometer dari tempat upacara di Nongan ke arah utara menuju pesucian Taman Sari Toya Sah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan lalu lintas tersebut,” pungkasnya.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Bupati Gus Par Teken Nota Kesepakatan Perkuat Pembimbingan Klien Pemasyarakatan di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Guna mengoptimalkan bimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Rabu (15/7/2026) memimpin penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja antara Pemerintah Kabupaten Karangasem dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Berkedok SBKKN, OJK Bali Tegaskan Ajakan "Bebas Utang" Adalah Penipuan

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait maraknya penawaran dari oknum atau lembaga yang menjanjikan pelunasan kredit serta mengajak debitur untuk tidak membayar utang ke bank, perusahaan pembiayaan, maupun lembaga jasa keuangan lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Khitan Massal Gratis Program TJSL Pegadaian Kanwil VII Diikuti 145 Anak di Kota Bima

balitribune.co.id | Bima - PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan di Kantor Pegadaian Cabang Bima. Antusiasme masyarakat begitu tinggi sehingga jumlah peserta meningkat dari target awal 120 anak menjadi 145 anak.

Baca Selengkapnya icon click

Ditegur karena Ugal-ugalan saat Mabuk, Warga di Klungkung Dikeroyok Sekelompok Pendatang

balitribune.co.id | Mangupura - Aksi premanisme jalanan terjadi di wilayah hukum Polres Klungkung. Seorang buruh harian lepas, I Kadek Indrawan (37), menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Apresiasi Tabanan Hustle 3x3 Vol 2, Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Basket Berprestasi

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat pembinaan atlet basket usia dini mewarnai pelaksanaan Tabanan Hustle 3x3 Vol 2 yang digelar Perbasi Kabupaten Tabanan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, di Lapangan Basket Alit Saputra Tabanan. Sebagai wujud dukungan terhadap pembinaan olahraga sekaligus pengembangan potensi generasi muda, Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Bangun Ulang Patung Catur Muka, Hadirkan Ikon Kota yang Lebih Monumental

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR) akan membangun Patung Catur Muka baru sebagai bagian dari penataan kawasan strategis Jalan Gajah Mada pada Tahun Anggaran 2026. Patung yang menjadi salah satu ikon Kota Tabanan itu akan dibangun di lokasi yang sama dengan patung lama, namun dengan dimensi yang lebih besar sehingga tampil lebih monumental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.