Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Air Kolam Bale Kambang Menyusut dan Keruh

MENYUSUT - Kondisi kolam bale kambang airnya menyusut dan keruh.

BALI TRIBUNE - Sepintas kolam Bale Kambang terlihat tertata dan sangat asri, namun jika langsung masuk ke areal bale kambang, tampak air kolam mulai menyusut dan keruh. Menyusutnya dan keruh kolam menyebabkan ikan-ikan muncul ke permukaan. Selain kondisi air kolam yang mulai  menyusut dan keruh, sejak beberapa hari air mancur yang dipasang di dalam kolam tidak menyala. “Air kolam mulai menyusut dan nampak keruh ,kalau dibiarkan ribuan ikan akan mati,” ujar salah seorang warga Ketut Darma di lokasi, Kamis (19/7). Menurutnya menyusutnya air kolam diduga selain karea proses penguapan juga dikarenakan kolam bocor. Sedangkan keruhnya air disebabkan air kolam jarang dikuras. Ketut Darma khawatir kalau tidak dilakukan penanganan secepatnya mengancam keberadaan  ribuan ikan di kolam. ”Kalau dibiarkan air terus menyusut ikan akan mati,” ujarnya. Kata Ketut Darma  untuk penanganan  air kolam tidak bisa dialkukan sepotong- sepotong,yakni hanya sebatas dilakukan dengan penambahan air akan tetapi perlu dilakukan pengurasan. ”Keruhnya air karena terkontamninasi lumpur ,maka harus dilakukan pengurasan dibarengi dengan membersihkan lantai dan dinding kolam,” ujarnya. Disamping itu untuk air mancur yang sempat menyala hanya sesaat biar dihidupkan lagi agar kolam terlihat lebih indah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha saat adikonfirmasi belum bisa dihubungi.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.