Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akhirnya, Jembatan Blahkiuh-Ayunan Rampung, Tahun 2019, PUPR Bangun Jembatan Tumbak Bayuh-Uma Tegal Desa Buduk

JEMBATAN BARU - Jembatan Blahkiuh-Ayunan sudah rampung dan bisa dilalui oleh masyarakat.

 BALI TRIBUNE - Proyek pembangunan jembatan Blahkiuh-Ayunan di Kecamatan Abiansemal, akhirnya dirampungkan. Jembatan penghubung kedua desa ini sangat penting bagi masyarakat Ayunan, sebagai pengganti jembatan lama yang sempit dan curam. Dengan jembatan baru yang didanai APBD Badung Tahun 2018 ini, masyarakat Ayunan juga tidak perlu was-was lagi ketika melintasi jalur tersebut. Pasalnya, selain jembatatan yang cukup lebar dan representatif, jalan penghubung kedua desa juga sudah diperbaiki. Saat ini jalan dan jembatan sudah bisa dilalui. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung  Sang Nyoman Oka Permana menjelaskan, proyek jembatan Blahkiuh-Ayunan sudah selesai dibangun. Menurut dia pekerjaan pembangunan jembatan dan peningkatan jalan sudah bisa diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan. “Proyek Jembatan Blahkiuh-Ayunan sudah selesai dan sudah bisa dilalui,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (9/1). Proyek ini digarap PT Sanur Jaya Utama dengan kontrak awal sebesar Nilai kontrak Rp 16.811.534.000, selanjutnya  dilakukan addendum sehingga nilai kontrak menjadi Rp 18.475.875.000. Waktu pengerjaan 730 hari kalender, terhitung sejak tanggal 9 April 2018. “Ada tambahan pekerjaan sehingga dilakukan addendum, yang dananya diambil dari sisa tender,” kata Oka Permana. Kegiatan ini meliputi peningkatan jalan  dengan panjang  773 meter, lebar jalan 4,75- 6 meter. Sedangkan untuk pembangunan jembatan sepanjang jembatan 93 meter, lebar jembatan 10 meter. “Jemabatan ini sebagai pengganti jembatan sebelumnya,” jelasnya. Dengan adanya jembatan ini, pejabat asal Sembung, Mengwi ini, berharap lalu lintas warga dari kedua wilayah bisa semakin lancar. “Dulu kan jalannya cukup membahayakan, terjal, licin dan jembatannya sempit. Sekarang sudah baik,” tegas Oka Permana. Selain membangun jembatan Blahkiuh-Ayunan, pihaknya juga tengah merancang pembangunan satu jembatan lagi, yakni di ruas Jalan Tumbak Bayuh-Uma Tegal Desa Buduk. Di lokasi ini, jembatan akan dibangun menggunakan APBD Badung tahun 2019 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 8 miliar. “Ada satu jembatan lagi akan kita bangun di tahun 2019, yakni di ruas jalan Tumbak Bayuh-Uma Tegal Desa Buduk. Alokasi anggaran sekitar Rp 8 miliar,” tukasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.