Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akomodir Kader Terbaik dari 9 Partai, Demokrat Usulkan Jokowi Bentuk Kabinet Persatuan Indonesia

Bali Tribune/ Putu Supadma Rudana
balitribune.co.id | Denpasar - Partai Demokrat mengapresiasi pertemuan dua tokoh, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, setelah menjadi rival pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Bagi Partai Demokrat, pertemuan keduanya merupakan momentum yang baik untuk terjadinya rekonsiliasi bangsa.
 
Selanjutnya, momentum tersebut sangat penting untuk dirawat, terutama oleh Jokowi yang terpilih sebagai presiden untuk periode kedua. Salah satunya, Demokrat mengusulkan agar di periode kedua ini, Jokowi membentuk Kabinet Persatuan Indonesia yang mengakomodir kader terbaik dari 9 partai politik.
 
"Pertama kita apresiasi, kedua tokoh bangsa ini akhirnya bisa bertemu. Pertemuan Jokowi dan Prabowo adalah sebuah momentum yang baik untuk terjadinya rekonsiliasi bangsa ini," kata Wakil Sekjend DPP Partai Demokrat Putu Supadma Rudana, di Denpasar, Minggu (14/7/2019).
 
Selanjutnya, imbuh dia, hal yang paling dinanti ke depan adalah konsolidasi semua pihak. Begitu juga pula dengan formasi Kabinet Kerja periode kedua pemerintahan Jokowi.
 
"Partai Demokrat pada prinsipnya ingin kabinet nanti betul-betul meneguhkan persatuan Indonesia. Kebersamaan kita. Semua pihak harus dirangkul. Jadi Kabinet Persatuan Indonesia," ujar Rudana.
 
Dalam Kabinet Persatuan Indonesia dimaksud, demikian anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu, semua partai politik yang lolos parlemen (9 partai politik, red) idealnya diakomodir oleh Jokowi. Dengan demikian, pemerintahan Jokowi-Amin lima tahun ke depan benar-benar menjadi momentum persatuan Indonesia, tanpa ada lagi koalisi serta oposisi.
 
"Sangat elok jika 9 partai semua terlibat dalam pemerintahan Jokowi-Amin. Semua partai ada dalam Kabinet Persatuan Indonesia. Tentu untuk hal ini, kita harap partai koalisi legowo untuk bisa menjadikan periode 2019-2024 benar-benar menjadi momentum persatuan Indonesia," tegas Rudana.
 
Soal komposisi dari masing-masing partai di kabinet, menurut Rudana, harus proporsional. Selain itu, ia meyakini bahwa semua partai politik yang ada memiliki kader-kader terbaik yang dapat membantu Jokowi dalam pemerintahan periode kedua ini.
 
"Yang dipilih (masuk kabinet) tentu kader-kader yang berkompeten, berintegritas, dan berkomitmen tinggi. Misalnya berkomitmen untuk memerangi korupsi. Dengan begitu, Pak Jokowi tidak dibebankan dengan pembantunya yang terlibat kasus korupsi," tutur Rudana.
 
Soal siapa saja dari Partai Demokrat yang disiapkan untuk masuk bursa Menteri, Rudana menyebut, sebagaimana partai lainnya, Partai Demokrat juga memiliki banyak kader potensial. Salah satunya adalah kader muda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
 
"Partai Demokrat memiliki putra-putri terbaik. Salah satunya AHY. Beliau kader terbaik, bersih, berkomitmen tinggi, dan memiliki semangat kerja yang besar, apalagi punya pengalaman di TNI cukup lama. Sebagai sosok anak muda, tentu akan sangat membantu Bapak Jokowi. Misalnya kita tahu Indonesia banyak bencana. AHY mungkin cocok jadi Menteri Sosial. Beliau akan turun ke daerah, karena punya stamina yang bagus untuk keliling Indonesia," ucapnya.
 
"Soal berapa jumlahnya, kita berharap Pak Jokowi mengakomodir secara proporsional. Sebab partai lain juga ada kader terbaik. Dengan begitu, tidak ada lagi koalisi, tidak ada lagi oposisi. Yang ada adalah Kabinet Persatuan Indonesia," pungkas Rudana, sembari menampik bahwa Kabinet Persatuan Indonesia ini justru akan mengganggu fungsi pengawasan parlemen terhadap pemerintah. (u)
wartawan
San Edison
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.