Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akses Jalan Putus, Keselamatan Pemotor Terancam Kunjungan ke Air Terjun Tegenungan Menurun

TERPUTUS - Jalan terputus di jalan Tegenungan, pengaruhi aktivitas ekonomi dan pariwisata.

BALI TRIBUNE - Hampir setahun terputus, akses jalan dari Sukawati ke Desa Kemenuh melalui jalur Tegenungan, mulai dirasakan mempengaruhi aktivitas perekonomian. Keselamatan pemotor  terancam, karena masih ada pemotor yang nekat melintas, meskipun di bawah jalan ini jurang setinggi belasan meter, di dasar tebing terdapat bongkahan batupadas dan endesit. Perbekel Kemenuh Dewa Neka, Jumat (2/11), menyebutkan,  akses jalan  tersebut sudah putus sejak awal 2018 lalu, namun karena medannya berat dan curam, dana untuk perbaikan sangat besar. Kondisi ini juga mempengaruhi  aktivitas ekonomi dan juga pariwisata.  Seperti kunjungan ke Air Terjun Tegenungan jumlahnya menurun, mengingat sebelumnya wisatawan datang dari arah selatan menuju lokasi, kini harus memutar. “Warga yang biasanya menggunakan akses tersebut, kini harus memutar dengan jarak yang lebih jauh, sehingga tidak hemat waktu dan berpengaruh secara ekonomi. “Termasuk yang mau berjualan ke Pasar Sukawati, kini harus lewat Desa Mas, sehingga kurang efisien,” ungkap Dewa Neka. Dewa Neka juga menjelaskan kalau akses tersebut adalah akses yang sangat vital dan sebagai alternative untuk mengurai kemacetan bila jalur Desa Mas padat. “Saya sendiri inginnya di Tahun 2018 ini mendapat perbaikan, namun nampaknya belum bisa terealisasi,” jelasnya. Sehingga, dirinya sangat berharap perbaikan jalan tersebut bisa dilaksanakan di Tahun 2019. “Beberapa kali sudah ditinjau, baik dari PU dan pejabat lainnya, semuanya sepakat memperbaiki,” tambahnya. Akses tersebut, kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, itupun bagi warga yang bernyali. Mengingat pada sisi timur jalan tersebut, kondisinya sangat curam. Apalagi yang berani melintas di malam hari dan pada saat musim hujan, dipastikan jalan tersebut licin dan berbahaya bagi pengendara roda dua. 

wartawan
Redaksi
Category

Lindungi Biota Laut, PLTGU Pemaron Lakukan Peremajaan Jaringan Pipa Bawah Laut

balitribune.co.id | Singaraja – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) saat ini tengah mengerjakan proyek perbaikan jaringan di terminal khusus (tersus) lepas pantai kawasan perairan Lovina. Sejumlah proyek itu diantaranya pekerjaan perbaikan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Mooring Buoy dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah laut. 

Baca Selengkapnya icon click

Banyak Kera Nakal, Pengelola Obyek Wisata Uluwatu dan Sangeh Minta Pemerintah Cek Rabies Secara Berkala

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelola obyek wisata Uluwatu di Pecatu, Kuta Selatan dan obyek wisata Sangeh di Abiansemal, Badung, mendorong pemerintah daerah setempat melakukan pengecekan rabies secara berkala.

Pasalnya, kedua obyek wisata ini "menjual" hewan kera sebagai daya tarik utama. Sementara itu kera masuk hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

48 Negara Bahas Penanggulangan Narkoba dan "Social Recovery" di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Indonesia melalui Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menjadi tuan rumah dan berkolaborasi dengan International Society of Substance Use Professionals (ISSUP) menggelar ISSUP Regional Conference 2025 di Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta. Pertemuan digelar selama 5 hari mulai pada Senin (15/9/2025) hingga hingga Jumat (19/9/2025). Kegiatan bergengsi yang diikuti oleh 505 peserta dari 48 negara.

Baca Selengkapnya icon click

Kandungan Narkoba pada Vape, BNN RI: Hasil Penyelidikan Segera Diumumkan

balitribune | Kuta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat ditemui di Kuta Bali, Rabu (17/9) mengatakan, penyelidikan laboratorium kandungan narkoba yang ada pada rokok elektrik atau Vape hingga saat ini terus berlanjut. Hal ini dilakukan karena adanya indikasi kandungan narkoba terhadap Vape.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Bali: Panggung Drama Apatisme dan Kegagalan Tata Kelola Lingkungan yang Harusnya Sudah Lama Diakhiri

balitribune.co.id | Bali tak lagi hanya dilanda gelombang wisatawan, tetapi juga oleh gelombang air hujan ekstrem, meluas ke jalan raya, permukiman, bahkan kawasan pariwisata yang tak pernah diduga sebelumnya akan luluh oleh banjir. Dalam fenomena ini, bukan hanya air yang turun dari langit tetapi juga kritik publik yang menggelegar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.