Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aksi Bersih AC Rumah Ibadah di Bali jadi Agenda Nasional

Bali Tribune / AC - aksi bersih AC di rumah ibadah Kompleks Puja Mandala, Nusa Dua Kabupaten Badung
balitribune.co.id | BadungDaikin, melalui perwakilannya di Bali menghelat aksi pembersihan dan perawatan unit penyejuk ruangan (Air Conditioner/AC) pada rumah ibadah lintas agama. Sejumlah lima rumah ibadah di Bali dengan total 68 unit AC menjadi sasaran program Nyaman Beribadah Bersama Daikin di Bali yang berlangsung dari 18 Oktober 2022.
 
“Sejalan dengan salah satu visi untuk memberi kenyamanan melalui solusi tata udara yang menjadi keahlian kami, harapannya program ini pun dapat memberikan dan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat Bali dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Erick Sunjaya, Kepala Cabang Daikin untuk area Bali dan sekitarnya. 
 
Program ini, menurutnya, dilakukan tanpa melihat kepemilikan merek AC yang digunakan pada rumah ibadah tersebut. 
Program Nyaman Beribadah Bersama Daikin sendiri merupakan salah satu pilar besar inisiatif sosial yang menjadi agenda nasional perusahaan spesialis AC asal Jepang tersebut. Sepanjang tahun ini menargetkan akan menghelatnya di 13 daerah yang juga merupakan daerah operasional kantor perwakilan di Indonesia. 
 
Hingga saat ini, terhitung telah melangsungkannya di berbagai kota di Indonesia yaitu Batam, Jogjakarta, Manado, Palembang, Pekanbaru dan Semarang. 
Salah satu keunikan dalam program Nyaman Beribadah Bersama Daikin di Bali ini, terdapat pada rumah ibadah sasaran program yang hampir seluruhnya berada dalam satu Kompleks Puja Mandala, Nusa Dua Kabupaten Badung. Termasuk Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Budhina Guna, Masjid Agung Ibnu Batutah dan Gereja Kristen Protestan Bukit Doa serta Parisada Hindu Dharma Indonesia yang berada di Kecamatan Denpasar Utara. 
"Ini sekaligus menjadi bukti Bali sebagai suatu daerah dengan tingkat toleransi antar agama dan tradisi yang tinggi,” ujar Erick Sunjaya.
 
Ia menyatakan, dalam menghelat Nyaman Beribadah Bersama Daikin di Bali, perusahaan AC asal Jepang ini menggandeng dua asosiasi besar yang menaungi praktisi dan teknisi terkait tata udara di Bali. Keduanya yaitu Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara Indonesia (ASISI) serta Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU). “Melalui kegiatan ini, kami sekaligus ingin menjaga dan mengembangkan kolaborasi yang harmonis diantara pihak dalam industri, pabrikan dan asosiasi, yang bersama berupaya mengambil peran lebih bagi masyarakat,” tutupnya. 
wartawan
YUE
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.