balitribune.co.id I Semarapura - Layanan penyeberangan kendaraan dan logistik dari Pelabuhan Padang Bai menuju Nusa Penida mengalami penyesuaian setelah KMP Nusa Jaya Abadi (NJA) untuk sementara waktu tidak dioperasikan.
Kapal perintis milik Pemerintah Kabupaten Klungkung itu mengalami kebocoran pada bagian lambung sehingga harus menjalani perbaikan lebih cepat dari jadwal semula.
Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, Anak Agung Gde Putra Wedana menjelaskan, kebocoran pada lambung kapal diketahui pada Kamis (30/7/2026). Demi menjamin keselamatan pelayaran, operator memutuskan menghentikan sementara operasional kapal tersebut.
"Untuk sementara pelayanan penyeberangan menuju Nusa Penida dibantu oleh kapal Landing Craft Transport (LCT)," ujarnya baru baru ini.
Menurut Putra Wedana, penghentian operasional KMP Nusa Jaya Abadi tidak akan berlangsung lama. Dinas Perhubungan kini mempercepat proses docking yang sebelumnya baru dijadwalkan pada September 2026.
Saat ini proses pengadaan untuk pekerjaan docking sedang berlangsung melalui mekanisme tender. Pemerintah berharap pemenang tender segera ditetapkan agar perbaikan kapal dapat segera dimulai.
"Tahapannya masih proses tender. Harapannya bisa segera selesai sehingga docking dapat dipercepat," katanya.
Ia memastikan distribusi barang kebutuhan pokok maupun material bangunan menuju Nusa Penida tetap berjalan normal. Pasalnya, terdapat empat kapal LCT yang masih melayani penyeberangan selama KMP Nusa Jaya Abadi tidak beroperasi.
"Situasinya sama seperti ketika kapal menjalani docking rutin. Pelayanan tetap dibantu armada LCT sehingga distribusi logistik tidak terganggu," jelasnya.