Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Alit Yandinata Kuasai Dapil ‘Neraka’ Abiansemal

Bali Tribune/Grafis prediksi kursi DPRD Badung dari Dapil II Abiansemal/zar

balitribune.co.id | Mangupura - Pertarungan sengit di Daerah Pemilihan (Dapil) Badung II Abiansemal dalam Pileg, 17 April lalu, mengokohkan posisi I Putu Alit Yandinata sebagai juara dengan raihan suara tertinggi di Dapil ‘neraka’ Abiansemal. Caleg Nomor Urut 5 dari PDI Perjuangan ini sukses melenggang ke parlemen Sempidi dengan prediksi raihan 11.228 suara.

Selain politisi asal Dauh Yeh Cani ini, ada lima rekannya sesama moncong putih juga dipastikan lolos ke parlemen dengan prediksi perolehan suara yang cukup signifikan. Mereka adalah Ida Bagus Sunartha (7.664),  I Made Ponda Wirawan (9.514),  I Nyoman Dirga Yusa (6.812), I Nyoman Gede Wiradana (6.268) dan Ni Luh Sekarini dengan suara paling buncit sebanyak 454 suara.

Enam jagoan banteng ini berhasil ‘menyikat’ tiga caleg incumbent sekaligus, yakni I Made Subawa (Hanura), I Nyoman Sentana (Gerindra) dan Nyoman Oka Widyanta (Demokrat). Ketiga politisi dari tiga partai ini tumbang tanpa suara yang berarti.

Hanya dua incumbent non PDI Perjuangan yang berhasil mengamankan kursi, yakni I Gusti Ngurah Shaskara (Golkar) dan I Gede Suardika (Nasdem). Lolosnya I Gede Suardika, politisi sematang wayang Nasdem ini bahkan tergolong dramatis. Pasalnya, caleg incumbent yang ikut gabung di  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung ini lolos bak dari lubang jarum setelah menyusup di tengah-tengah suara PDI Perjuangan dengan raihan suara 3.274. Sedangkan Shaskara satu-satunya perwakilan Golkar hanya mendapat 3.252 suara.

Seperti diketahui Dapil II Abiansemal sejak awal memang dijuluki Dapil neraka di Badung. Sebab, pasca terpisahnya Dapil Abiansemal dan Petang menjadi dua Dapil, pertarungan di Dapil Abiansemal tergolong paling sengit dari 6 Dapil yang ada di Gumi Keris. Mengingat di Dapil Abiansemal ada 10 caleg incumbent, sementara jatah kursi hanya ada 8 kursi. Sehingga sejak awal dari hitung-hitungan kursi sudah dipastikan ada dua incumbent yang  akan terpental. Namun, setelah hasil Pileg 17 April lalu, justru diprediksi ada tiga petahana yang kehilangan kursi.Tangguhnya para punggawa banteng ini berhasil menambah perolehan kursi moncong putih Abiansemal dari lima menjadi enam kursi.

Putu Alit Yandinata yang dikonfirmasi, Selasa (23/4), membenarkan suara PDI Perjuangan meningkat drastis di Abiansemal. Dirinya saja mengaku memperoleh suara 11.228 tertinggi di Dapil Abiansemal.

“Iya, suara tertinggi Dapil Abiansemal, dari hitungan C1 saya dapat kurang lebih sekitar 11.228 suara,” ungkapnya.

Alit Yandinata yang Ketua Komisi III DPRD Badung ini menyebut dengan besarnya suara PDI Perjuangan di Abiansemal membuat partainya berhasil merebut 6 kursi dari 8 yang tersedia di Dapil Abiansemal.

“Sudah pasti 6 dari 8 kursi Dapil Abiansemal milik PDI Perjuangan,” kata Alit Yandinata.

Sebagai peraih suara terbanyak di Dapil dan nomor dua tertinggi di Badung, anggota dewan dua periode ini mengaku sudah mempersiapkan strategi dan tim teknis jauh-jauh sebelumnya. Dimana tiap desa dan banjar dibentuk ‘mesin politik’  berupa koordinator teknis (Kortek) 5AY untuk mencari dukungan dan mengawal suara-suara dirinya di seluruh Kecamatan Abiansemal.

Alhasil, mesin Kortek 5AY terbukti bekerja dengan baik, sehingga mampu meningkatkan perolehan suara secara signifikan. Pada Pileg 2014 saat Abiansemal dan Petang masih bergabung menjadi satu Dapil, dirinya berhasil meraup 7.980 suara atau nomor dua setelah I Nyoman Giri Prasta dari Petang. Namun setelah pisah pada Pileg 17 April lalu, justru di Abiansemal saja ia berhasil mendulang suara besar dengan angka sekitar 11.228 suara.

“Pileg lalu Dapil kan masih gabung (Abiansemal-Petang) saya dapat suara 7.980. Tapi, sekarang di Abiansemal saja dari hitungan C1 saya dapat sebelas ribu lebih,” tegasnya.

Dengan perolehan suara tinggi ini, dibantu rekan-rekannya sesama partai yang juga meraup suara cukup signifikan, secara tidak langsung berhasil mengangkat satu Srikandi PDI Perjuangan Abiansemal untuk ikut lolos, meskipun hanya meraih suara minim, yakni 545 suara.

“Dari kalkulasi suara partai, Ni Luh Sekarini caleg perempuan PDI Perjuangan juga ikut lolos dengan suara 454,” pungkas Alit Yandinata.

wartawan
Made Darna
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.