Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Alutsista TNI “All Out” Amankan Pertemuan IMF-WB

ALUTSISTA – Salah satu kendaraan tempur milik TNI AD buatan Pindad yang disiagakan di sekeliling wilayah Bali untuk mengamankan perhelatan akbar Annual Meetings IMF-WB 2018.

BALI TRIBUNE -  Memasuki hari kedua pelaksanaan Annual Meetings IMF-WB 2018, para delegasi dari beberapa negara masih terus berdatangan untuk menghadiri perhelatan akbar tersebut yang berlangsung 8-14 Oktober 2018, di Nusa Dua. “Pertemuan tahunan IMF-WB 2018 ini bakal dihadiri sekitar 34 ribu peserta dari 189 negara, termasuk puluhan kepala negara dan pejabat VVIP lainnya,” ujar Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP., di Posko Pamwil Nusa Dua, Selasa (9/10). Untuk mengamankan pelaksanaan event tersebut, ribuan petugas keamanan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi juga sudah siap memberikan keamanan maksimal. Diharapkan event berskala internasional tersebut dapat berjalan aman, lancar, nyaman, dan sukses, sesuai arahan Kasum TNI Laksamana Madya TNI Dr Didit Herdiawan Ashaf, MPA., MBA., selaku Pangkogabpam IMF-WB Annual Meetings 2018 saat memimpin apel Gelar Pasukan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Minggu (7/10) lalu. Pengamanan dari segala lini, baik darat, laut, dan udara juga sudah disiagakan secara intensif di sekeliling Bali. Sejumlah alutsista milik TNI telah “all out” dan sedikitnya telah disiagakan 10 kapal perang milik TNI-AL di bawah pimpinan Dansub Satgas Laut untuk melakukan penyekatan di wilayah perairan laut Bali dan sekitarnya. 10 KRI yang kini telah mengepung wilayah Bali masing-masing, KRI Raden Edi Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-335, KRI Nala-363, KRI Badik-623, KRI Terapang-648, KRI Ajak-653, KRI Pulau Rapat-712, KRI Banda Aceh-593, dan KRI Tarakan-905. Ditambah sejumlah Kapal Angkatan Laut (KAL), searider, combat boat, speed boat, dan rubber boat yang bisa sewaktu-waktu digerakkan dengan mudah dan cepat untuk melakukan manuver. Demikian pula dari Satgas Udara juga sudah menyigakan sejumlah pesawat tempur, belasan heli milik TNI-AU, TNI-AL maupun TNI-AD, Polri, dan Basarnas untuk mengamankan wilayah udara Pulau Bali dan sekitarnya. Termasuk secara rutin dan intensif melaksanakan patroli udara sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, mulai pagi, siang, sore hingga malam hari dengan menggunakan perangkat “Night Vision Goggles” (NVG) yang merupakan piranti sangat penting bagi operasi militer di malam hari. Kemudian dari unsur darat, sejak awal Oktober lalu telah disiagakan ribuan unit kendaraan roda dua dan empat dari semua unsur terkait untuk melakukan pengawalan terhadap para delegasi ke sejumlah titik lokasi acara, termasuk pengerahan sejumlah kendaraan tempur yang merupakan alutsista TNI. Tindakan pengetatan dan perlakukan sterilisasi tidak hanya diberlakukan di sekitar lokasi yang dijadikan ajang perhelatan akbar tersebut di Nusa Dua, namun juga digelar di beberapa lokasi yang merupakan objek vital dan strategis. Termasuk di beberapa pelabuhan dan penyeberangan, seperti di Padangbai dan Gilimanuk juga sudah diperketat pejagaannya, terutama terhadap para penumpang yang hendak masuk ke Bali. Begitu pula di beberapa penyeberangan lokal atau yang lazim disebut sebagai jalur tikus juga tidak luput dari pemantauan dan penjagaan secara ketat. “Namun dengan  demikian ketatnya pengamanan ini, bukan berarti bersifat jor-joran, sangar, dan menakutkan. Ketat dalam artian tidak terlepas dari prosedur yang sudah ditetapkan, di mana semua petugas diperintahkan untuk selalu bersikap santun dan ramah serta tidak meninggalkan adat istiadat dan budaya daerah setempat,” jelas Kapendam.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Tukar Guling Mangrove PT BTID "Abu-abu", DPRD Bali Temukan Kejanggalan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali mencuat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengaku menemukan kejanggalan serius terkait klaim ketersediaan lahan pengganti oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola kawasan Kura-Kura Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Hendak Kabur ke Jepang, Owner Arisan Twin TJ Dicegat Massa di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Para penumpang pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak ramai. Seorang penumpang wanita bersama suaminya dicegat oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai korban penipuan arisan. Sebab wanita yang dicegat itu disebut sebagai owner Arisan Twin TJ yang diduga kuat hendak kabur ke Jepang. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional IPLT TPA Mandung Tidak Optimal, Layanan untuk Swasta Disetop Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, saat ini sedang berjalan tidak optimal. Kondisi ini terjadi akibat sebagian besar kolam tertimbun longsoran sampah dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi fasilitas yang tidak lagi memadai ini memaksa pengelola menghentikan sementara layanan bagi pihak swasta sejak tiga bulan terakhir. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.