Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Amankan Kawasan Pariwisata, Badung Siapkan Honorarium bagi Bakamda dan Satlinmas

Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara.
Bali Tribune / Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara.

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tengah menyiapkan skema regulasi pembiayaan bagi tenaga Badan Keamanan Desa Adat (Bakamda) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang akan dilibatkan dalam pengamanan kawasan pariwisata.

Program tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya mendukung terciptanya kawasan pariwisata yang aman dan berkualitas sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Badung.

Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara mengatakan, kompensasi bagi personel yang dilibatkan bukan dalam bentuk gaji, melainkan uang saku atau honorarium. Sebab, pemberian gaji memiliki mekanisme dan persyaratan yang lebih kompleks seperti sistem outsourcing, termasuk ketentuan perusahaan pengelola, upah minimum, BPJS Ketenagakerjaan, hingga proses lelang.

"Ini bukan gaji, melainkan uang saku atau honorarium sebagai pengganti tenaga yang mereka keluarkan. Sebab, tugas utama mereka sebagai Bakamda dan Satlinmas tetap berjalan. Kita memanfaatkan tenaga mereka untuk berkolaborasi dalam membantu pengamanan wilayah pesisir," ujarnya, Senin (21/9/2026).

Ia menegaskan, program tersebut secara khusus melibatkan Bakamda dan Satlinmas, bukan Pecalang. Hal itu sesuai arahan Bupati Badung dan Ketua DPRD Badung yang menekankan agar Pecalang tetap difokuskan pada pelayanan keagamaan dan kepercayaan.

Sebagai tahap awal atau pilot project, program pengamanan pariwisata di kawasan pesisir akan melibatkan 50 personel. "Tahap awal 50 personel dulu. Sebanyak 30 di Kelurahan Kuta dan 20 personel di Desa Pecatu," kata Suryanegara.

Saat ini, pihaknya di Satpol PP masih menunggu proses verifikasi anggaran sekaligus menyiapkan payung hukum dan persyaratan administratif. Selain itu, penyusunan nota kesepahaman (MoU) dengan pihak desa adat serta kriteria personel, termasuk usia, pendidikan, dan proses penelusuran latar belakang, masih dimatangkan.

Seluruh tahapan persiapan, mulai dari alokasi anggaran, penyusunan MoU hingga pelatihan personel, ditargetkan berlangsung sepanjang Oktober 2026.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, program pengamanan pesisir tersebut akan mulai beroperasi pada November 2026. "Oktober ini kita persiapan dan Nopember sudah beroperasi," pungkasnya.

Sementara itu Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa belum lama ini menegaskan bahwa anggaran untuk Bakamda ini telah dipasang pada APBD Perubahan 2026. 

wartawan
ANA
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.