Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anak Agung Ngurah Gede Widiada: Perlu Gerakan Masif Tingkatkan Pendidikan Anak Difabel

AAN Gede Widiada

BALI TRIBUNE - Anak Agung Ngurah (AAN) Gede Widiada saat ini adalah anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai NasDem. Pada Pemilu 2019, Penglingsir Puri Peguyangan ini bakal maju kembali mewakili rakyat sebagai calon legislatif (Caleg) dari partai yang sama untuk wilayah Denpasar Utara (Denut). Apa sebenarnya yang ingin diperjuangkan sosok humanis ini setelah lima kali duduk sebagai anggota dewan? Dari beberapa visi misi yang disampaikannya, meningkatkan pendidikan anak difabel (difabilitas) adalah skala prioritasnya. Masa depan mereka harus diperjuangkan dan itu menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat  termasuk dirinya selaku wakil rakyat. Widiada yang duduk di Komisi IV (Pendidikan) ini yakin peran anak difabel tidak kalah dengan mereka yang normal. Bahkan dalam beberapa bidang, mereka memiliki kelebihan dan prestasi yang cukup membanggakan dan itu harus diapresiasi dengan meningkatkan fasilitas untuk mereka. “Di dewan, kami memiliki ruang lebih luas untuk turut memperjuangkan peningkatkan pendidikan termasuk fasilitas bagi anak difabel dan anak berkebutuhan khusus (autis). Misalnya, memperjuangkan untuk peningkatan anggaran pendidikan bagi mereka karena saya yakin Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat konsen terhadap masalah pendidikan. Dukungan beliau terhadap masa depan anak difabel cukup besar. Infrastruktur dan fasilitas yang dibangun pemerintah selama ini senantiasa ditingkatkan,” tuturnya di Denpasar, Senin (21/1). Bahkan, lanjut Widiada yang pernah manggung (menari-red) di Jepang ini, sarana bermain dan rekreasi di Taman Kota, Lumintang, Denpasar bagi anak-anak difabel didesain sedemikian rupa sehingga mereka merasa nyaman dan aman sekaligus bisa berinteraksi dengan lingkungannya. “Perlu gerakan masif seluruh komponen masyarakat dalam meningkatkan edukasi bagi mereka,” tandas Widiada. Fasilitas Publik Ditambah Ketua Hubungan Denpasar-Fukuoka Bidang Pendidikan dan Kebudayaan ini mendorong Pemkot Denpasar untuk fokus membangun fasilitas publik. Apa yang sudah ada perlu ditambah lagi dengan meciptakan ruang terbuka hijau untuk sarana rekreasi sekaligus olahraga seperti jogging track di areal persawahan di kota bagi masyarakat. “Denpasar sudah memiliki beberapa subak di tengah kota seperti Subak Sembung di Penatih, Sanur dan Pemogan. Hal ini sangat relevan jika dikaitkan dengan dunia pendidikan. Anak-anak TK, SD bisa diajak rekreasi berjalan-jalan di areal persawahan sekaligus memberikan edukasi tentang lingkungan hijau. Daripada rekreasi ke luar kota,” ujar Widiada memberi masukan. Tambah Widiada, lingkungan hijau bisa menjadi semacam ‘laboratoriun hidup’ bagi anak-anak sekolah. Hal ini bisa membentuk pola pikir yang lebih ‘smart’ dan arif. Akan ada transformasi pengetahuan/ilmu (knowledge transformation) dari apa yang didapat di bangku sekolah formal dengan belajar langsung dari lingkungan.   “Jadi, fasilitas pendidikan itu tak hanya menyangkut gedung sekolah yang megah dan lengkap saja tetapi bagaimana menyiapkan generasi muda ini memasuki era kompetisi dan industri teknologi yang makin canggih. Jadikan Denpasar rumah kita,”  tutup AAN Gede Widiada.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.