Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angin Kencang di Kintamani Belum Berlalu

Bali Tribune/ RUSAK - Rumah warga yang atapnya rusak diterjang anging kencang di Desa Bauahan, Kecamatan Kaintamani, Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Angin kencang masih terjadi dan menerjang beberapa desa di wilayah Kecamatan Kintamani, Minggu (20/10). Terjangan angin mengakibatkan kerusakan rumah dan tempat suci. Kerusakan cukup parah menimpai Pura Puseh Trunyan dan puluhan rumah di wilayah Desa Buahan, Kintamani.
 
Perbekel Buahan I Wayan Suardi mengungkapkan, angin kencang terjadi sejak Sabtu (19/10) pagi. Kencangnya tiupan angin mengakibatkan banyak atap rumah warga berterbangan. “Ada sekitar 25 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan beberpa pula tempat suci yang roboh,” jelasnya seraya menambahkan untuk lokasi ada di Banjar Buahan, Binyan maupun Banjar Waru.
 
Kerusakan yang terjadi masih tergolong ringan, sehingga bangunan tersebut masih bisa ditempati pemiliknya. Warganya tidak sampai mengungsi ke tempat lain. Terkait kondisi ini pihaknya belum ada berkoordinasi dengan instansi terkait, namun pihaknya segera akan melaporkan kerusakan yang terjadi. “Kami akan koordinasikan dengan BPBD maupun Dinas Sosial, agar dampak angina kencangan dapat ditangani,” ungkapnya.
 
Kasi Kedarutan dan Logistik BPBD Bangli, Ketut Agus Sutapa mengungkapkan angina kencang yang melanda beberapa wilayah di Kintamani merupakan angina peralihan musim atau yang dibasa disebut sebagai fenomena badai gusty (angin kencang sesaat). Kondisi angina kencang masih berlangsung pada Minggu. Angin kencang juga mengakibatkan beberapa bangunan di Pura Puseh Desa Trunyan roboh. Kata Agus Sutapa, bangunan yang rusak bale gong, bale pesantian. “Untuk kerugian masih akan dilakukan pendataan dan dalam musibah yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” sebut Agus Astapa. 
wartawan
Agung Samudra
Category

DPC Gerindra Klungkung Laporkan Pemilik Akun Facebook ke Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung I Wayan Baru melaporkan seorang pemilik akun Facebook ke Polres Klungkung atas dugaan pencemaran nama baik partai melalui media sosial. 

Laporan diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Klungkung pada Jumat (5/6/2026) teregister dengan nomor STPL/103/VI/2026/SPKT/POLRES KLUNGKUNG.

Baca Selengkapnya icon click

Tanah Bersengketa Dipasarkan di Medsos, Kuasa Hukum Minta Masyarakat Waspada

balitribune.co.id I Denpasar - Putusan pengadilan yang telah inkracht ternyata belum menghentikan polemik lahan di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar Selatan. Puri Kaleran Kangin sebagai pemenang perkara perdata justru tidak dapat menguasai tanah yang menjadi hak mereka. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo: Siswa Jangan Benci Orang Lain

balitribune.co.id I Tabanan - Kecerian dan rasa bangga terpancar dari wajah para siswa di Sekolah Rakyat Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Minggu (7/6/2026) pagi. Wajar saja, hari itu sekolah yang berlokasi di Sentra Mahatmiya Bali, Banjar Anyar, Kabupaten Tabanan ini dikunjungi Presiden Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Rare Angon Ikuti Lomba Layangan Pelangi Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Gelaran lomba layang-layang Pelangi Bali ke-48 di Pantai Padanggalak mencatat lonjakan kepesertaan yang signifikan, Minggu (7/6/2026). Event tahunan yang berlangsung pada 6 - 7 Juni 2026 ini diikuti oleh 1.077 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Bali, meningkat dari tahun lalu yang hanya mencapai 920 peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RSUD Wangaya Bangun Gedung Poliklinik Terpusat

balitribune.co.id I Denpasar - RSUD Wangaya merencanakan pengembangan infrastruktur besar-besaran dengan membangun gedung poliklinik terpusat (Policentral) setinggi lima lantai. Proyek ini terpaksa merobohkan gedung tua berusia 105 tahun demi mengakomodasi tingginya kunjungan pasien yang mencapai 400 hingga 500 orang per hari.

Baca Selengkapnya icon click

Janji Pulang yang Tak Terwujud, Kisah Perjuangan PMI asal Jembrana yang Meninggal di Jepang

balitribune.co.id | Negara - Perjuangan panjang I Kadek Mas Heriadi alias Dek Mas (34) demi membantu ekonomi keluarga harus berakhir tragis di negeri orang. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo ini meninggal dunia di Ibaraki, Jepang setelah mengalami sakit komplikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.