Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angkot Enggan Ngetem di Terminal Loka Crana

Bali Tribune/ MENUNGGU - Sejumlah angkot menunggu penumpang di pinggir jalan.
balitribune.co.id | Bangli - Terminal Loka Crana mulai dioperasikan sejak enam bulan lalu, walaupun demikian masih banyak angkot enggan ngetem atau menunggu penumpang di dalam terminal. Padahal fasilitas yang tersedia cukup memadai. 
 
Salah seorang sopir angkot mengatakan memilih ngetem di luar arel terminal karena penumpang enggan masuk terminal. “Memang fasilitas terminal cukup memadai tapi penumpangnya justru enggan masuk terminal,” ujar sopir asal Bangli Selatan ini, Selasa (21/1).
 
Sealin itu kalau ngetem di dalam terminal akan kalah cepat dengan para tukang ojek. “Kalau memang mau ditertibkan sekalian tukang ojek juga harus mangkal dalam terminal dan tidak lagi ojek yang menaikkan penumpang di jalanan,” sebutnya seraya menambahkan untuk jumlah angkot yang masih beroperasi bisa dihitung dengan jari.
 
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Bangli Sang Putu Surata saat dikonfirmasi keberadaan angkot yang ngetem di luar terminal mengatakan, enam bulan terkahir adalah masa uji coba pengoperasian terminal. Selama masa uji coba untuk angkutan umum masih banyak ngtem di pinggir jalan. Terakit kondisi ini dinas akan kembali melakukan pendataan angkutan umum yang masih beroperasi di Bangli. “Karena masih masa uji coba untuk angkot memang belum dikenakan retribusi nah dengan berakhirnya masa uji coba ini akan mulai diberlakukan pungutan retribusi sehingga angkot harus masuk terminal,” jelasnya.
 
Diakui pihaknya saat ini masih melakukan proses pencetakan karcis retribusi  untuk angkutan penumpang dan barang. “Kami masih fokus melakukan pendataan dan akan melakukan penjajakan dengan para sopir angkot. Dengan harapan ke depannya aktifitas bongkar muat barang maupun penumpang bisa dilakukan di terminal dan tidak lagi di pinggir jalan,” kata Sang Putu Surata.
 
Kata Sang Putu Surata, khusus untuk parkir kendaraan pengunjung pasar Loka Crana memang sudah dikenakan retribusi. “Selain masalah angkot kami juga akan melakukan penertiban terhadap kendaraan warga yang menginap di terminal,” tegasnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Wabup Diar Buka Gebyar UMKM Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi kreatif dan memberikan panggung bagi produk lokal, Wakil Bupati (Wabup) Bangli secara resmi membuka acara "Gebyar UMKM Bangli" yang diselenggarakan oleh Happy Bali Event Planner, bertempat di Alun-Alun Kota Bangli, Rabu (28/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal Sesuai Praktik Terbaik Internasional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menyatukan Visi "Bali Bersih Sampah", Ny. Mas Parwata Gencarkan Sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Guna memastikan keberhasilan program gotong royong kebersihan lingkungan secara menyeluruh, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, memperluas jangkauan roadshow sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu.

Baca Selengkapnya icon click

Ditinggal Ambil Sapu Saat Panaskan Mesin, Motor N-Max di Gianyar Raib

balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Mulawarman, Gang Melati No. 2, Gianyar, pada Kamis (29/1) pagi. Sebuah sepeda motor raib digondol pencuri saat sedang dipanaskan di depan rumah, memberikan "sasaran empuk" bagi pelaku yang beraksi dalam hitungan menit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.