Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anjing Rabies Serang Delapan Orang

Bali Tribune / RABIES - Salah seorang warga yang menjadi korban gigitan anjing terindikasi rabies mengalami luka pada bagian wajah.

balitribune.co.id | NegaraRabies kini masih menjadi zoonosis yang yang mengkhawatirkan. Hingga kini kasus gigitan anjing rabies terus bertambah. Teranyar kasus gigitan anjing terindikasi rabies terjadi di Kecamatan Melaya. Teranyar seekor anjing menyerang delapan warga dari tiga banjar. Satu diantara korban gigitan adalah balita. Masyarakat pun kinikembali diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan. 

Kasus gigitan anjing diduga rabies kembali terjadi di Jembrana.  Kasus ini terjadi di tiga banjar di Desa Melaya. Seekor anjing yang terindikasi positif rabies menyerang delapan orang warga. Kasus gigitan ini terjadi pada Jumat (26/4) dan berlanjut hingga Sabtu (27/4). Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarkat Veteriner (Keswan Kesmavet), Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa Minggu (28/4) mengakui adanya kasus gigitan anjing tertindikasi positif rabies tersebut.

Ia menyebut awalnya pada Jumat lalu ada lima warga yang diserang. Kelima korban tersebut terdiri dari seorang lansia Juhlia (66) asal Banjar Melaya Pantai dan lima orang warga Banjar Pangkung Dedari yakni Sulhamnudin (28), Ni Kadek Restu Rahayu (57), Ni Komang Tri Vira Ayurika (27) serta I Ketut Ningga (59). Selanjutnya hari berikutnya pada Sabtu lalu anjing tersebut menggigit dua orang warga Banjar Pangkung Tanah Kangin yakni Ni Ketut Sunarti (45) dan Ni Wayan Budiarni (51). 

Pada hari yang sama anjing tersebut menggigit seorang balita berinisial Ni Koang AG (2) asal Banjar Melaya Tengah Kaja. Menurutnya anjing tersebut menggigit secara membabi buta, “seluruh korban digigit oleh anjing tersebut secara tiba-tiba tanpa adanya provokasi,” ujarnya.  Dari kedelapan orang korban gigitan tersebut, empat orang mengalami gigitan pada tangan dan sekitar kaki, sedangkan empat orang lainnya digigit di bagian wajah termasuk korban yang masih berusia balita tersebut.

Ia menyebut anjing yang menyerang warga tersebut adalah anjing liar, “menurut keterangan beberapa korban anjing tersebut memiliki ciri-ciri berwarna putih hitam, jenis kelamin betina dan kurus,” ungkapnya. Setelah menyerang kedelapan warga tersebut, anjing tersebut menghilang. Pihaknya pun mengaku sudah langsung turun ke wilayah terjadinya gigitan tersebut untuk melakukan respon. Penyisiran yang dilakukan untuk mencari keberadaan anjing tersebut diakuinya belum membuahkan hasil.

Penyisiran tersebut dilakukan pihaknya bersama Kepala Seksi Trantib Kecamatan Melaya, Kelihan Banjar yang mewilayahi serta Babinkamtibmas dan Babinsa setempat. “Sudah dilakukan pencarian, sampai saat ini anjing tersebut belum ditemukan. Kami masih melakukan penyisiran di wilayah tersebut. Tetapi pada umumnya kalau anjing positif rabies biasanya mencari tempat untuk bersembunyi dan langsung mati dua hari setelah menggigit. Kemungkinan matinya di semak-semak,” terangnya.

Selain mencari keberadan anjing yang terindikasi positif rabies tersebut, pihaknya juga melaksanakan eliminasi selektif di wilayah terjadinya gigitan. “Sembari dilakukan pencarian anjing, juga telah dilakukan eliminasi selektif pada anjing liar atau anjing yang tidak berpemilik sebanyak empat ekor,” imbuhnya. Pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk mewaspadai HPR, terutama anjing. Apabila masyarakat melihat perubahan prilaku hewan peliharaan, segera melapor ke petugas,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click

PAMTS Atur Distribusi Air, Dampak Proyek Infrastruktur PUPR di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar melakukan penyesuaian pola distribusi air bersih menyusul pelaksanaan peningkatan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Penyesuaian tersebut berdampak pada gangguan pelayanan sementara, khususnya di wilayah pelayanan Kecamatan Sukawati. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KPU Badung Soroti Potensi Pencatutan Nama Warga dalam Keanggotaan Parpol

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menyoroti masih adanya persoalan validitas data keanggotaan partai politik (Parpol). Sejumlah warga bahkan mengaku namanya tercantum sebagai anggota Parpol, padahal tidak pernah merasa mendaftar atau memberikan persetujuan.

Baca Selengkapnya icon click

PPPK Berpeluang Ikut Seleksi CPNS, Syarat Masa Kerja Minimal Setahun 

balitribune.co.id I Mangupura - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung kini berpeluang kembali mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, kesempatan tersebut tidak otomatis berlaku bagi seluruh PPPK karena tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.