Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Dampak Kelelahan, Penyelenggara Pemilu Diperiksa Kesehatannya

Bali Tribune/ PEMERIKSAAN - Petugas yang terlibat dalam pleno tingkat kecamatan Rabu kemarin menjalani pemeriksaan kesehatan.
balitribune.co.id | Negara - Banyaknya penyelenggara pemilu yang sakit bahkan meninggal dunia karena kelelahan juga membuat pihak KPU Kabupaten Jembrana merasa khawatir terhadap jajarannya yang kini tengah melangsungkan rekapitulasi tingkat kecamatan. Mulai Rabu (24/4) seluruh pihak yang terlibat dalam rekpitulasi suara di setiap PPK ini diintruksikan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan (screaning test) dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
 
Berdasarkan pemantauan di sejumlah kantor camat tempat dilangsungkannya rekapitulasi perolehan suara tingkat kecamatan, seluruh pihak yang terlibat baik itu penyelenggara pemilu, pengawas pemilu maupun saksi peserta pemilu maupun petugas keamaan antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan. Tenaga kesehatan kini disiagakan di lokasi rekapitulasi untuk memastikan pihak yang terlibat penghitungan suara ini kondisi kesehatannya memungkinkan melaksanakan tugasnya. Telebih mereka telah bekerja setiap harinya hingga malam hari sejak sebelum hari pemungutan suara,  Rabu (17/4) lalu.
 
Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara dikonfirmasi Rabu kemarin mengaku pihaknya merasa khawatir terhadap kondisi kesehatannya jajarannya yang sudah lebih dari sepekan bekerja hingga larut malam. Pihaknya Rabu pagi langsung berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana untuk difasilitasi. “Setiap hari puskesmas akan melakukan pengecekan selama rekap. Kelurahan petugas kami kecapekan, penat karena seharian harus berkonsentarasi penuh,” ungkapnya.
 
Namun setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan di hari keempat pleno kecamatan ini, ia memastikan seluruh jajaranya masih dalam kondisi sehat. Ia mengakui bahwa penghitungan suara hingga rekapitulasi ditingkat kecamatan ini memakan waktu yang cukup panjang serta menguras energy.
 
Dikonfrimasi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr. I Putu Suasta mengatakan pihaknya melakukan pengecekan (screening) terhadap pihak-pihak yang terlibat rekap ditingkat kecamatan ini. Menurutnya apabila seseorang diforsir bekerja setiap hari hingga malam hari tanpa istirahat maka jelas akan menurunkan daya tahan dan kapasitas tubuhnya. Ia menyatakan sujatinya orang yang bekerjanya diposir seperti penyelenggara pemilu ini tidak bisa hanya dengan pengecekan kesehatan saja. Namun dari hasil pemeriksaan di masing-masing kecamatan Rabu kemarin memang belum ada keluahan yang fatal. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.