Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Meningkatnya Anjing Positif Rabies, Dinas Pertanian Karangasem Gencarkan Vaksinasi dan Depopulasi

Bali Tribune/ VAKSINASI - Petugas vaksinator lapangan saat melakukan vaksinasi terhadap anjing milik warga.


Balitribune.co.id | Amlapura - Mencegah terus bertambahnya kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) dan anjing yang dinyatakan positif rabies di Karangasem, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem kembali menggencarkan gerakan vaksinasi rabies secara serentak dengan menyasar ribuan anjing liar dan anjing milik warga yang dikandangkan.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem I Nyoman Siki Ngurah, kepada Bali Tribune, Kamis (25/1/2024), menyampaikan, saat ini pihaknya kembali menerjunkan seluruh peetugas vaksinator lapangan untuk melakukan vaksinasi rabies di seluruh kecamatan di Karangasem.

“Ya, benar, sejak beberapa hari lalu kami kembali menerjunkan seluruh petugas vaksinator lapangan kami, untuk melakukan vaksinasi anjing di seluruh kecamatan. Nah kalau tahun 2023 lalu target vaksinasi kita yang sudah tercapai itu sebanyak 89 persen dari total 81.155 ekor populasi anjing di Karangasem, nah tahun 2024 ini kalau bisa 90 persen bisa tercapai,” ujar Nyoman Siki Ngurah.

Saat ini stok Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk HPR yang dimiliki Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem berjumlah 6000 dosis. Karenanya pihaknya akan menggenjot gerakan vaksinasi HPR. Selain vaksinasi pihaknya saat ini juga makin gencar melakukan Depopulasi Anjing dengan cara Kastrasi atau sterilisasi guna mencegah bertambahnya populasi anjing di Karangasem. “Kami bersama sejumlah yayasan juga kembali gencar melakaukan Depopulasi anjing dengan cara Kastrasi untuk menghilangkaan kemampuuan jantan untuk berproduksi, dengan tujuan untuk mencegah terjadinya over populasi pada anjing sebgai salah satu HPR,” tandasnya.

Berdasarkan data yang dirangkum, dari Tanggal 1 Januari hingga Tanggal 24 Januari 2024 ini saja, sudah terjadi sebanyak 115 kasus gigitan anjing, sementara dari jumlah itu tiga ekor anjing yang menggigit diantaranya dinyatakan positif rabies dari pemeriksaan Lab Veteriner Denpasar.

Menyikapi kasus positif rabies ini, pihaknya tidak mau tinggal diam namun terus aktif melakukan langkah-langkah agar jumlah kasus HPR yang dinyatakan positif tidak terus bertambah. Termasuk juga untuk menekan jumlah kasus gigitan anjing yang mulai mengalami tren peningkatan. Sementara dari data tahun 2023 lalu, jumlah kasus gigitan anjing di Karangasem mencapai 2.422 kasus gigitan, dengan jumlah anjing yang dinyatakan positif sebanyak 105 ekor.

wartawan
AGS
Category

Besok, 24 Atlet Dunia Jajal Ekstremnya Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida

balitribune.co.id | Nusa Penida - Pantai Kelingking di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, resmi ditetapkan sebagai lokasi pembuka ajang olahraga ekstrem bertaraf internasional, Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (21/5) hingga Sabtu (23/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung berlangsung khidmat, Rabu (20/5/2026) di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. Tema peringatan Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.