Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Musibah Pelayaran, Nelayan Diminta Waspada Cuaca Ekstrim

Bali Tribune / BERSANDAR - Puluhan perahu dan sampan yang bersadar di dermaga PPN Pengambengan. Para nelayan kini diminta mewaspadai cuaca ekstrim.

balitribune.co.id | NegaraPascatenggelamnya perahu selerek di pesisir selatan Jembrana, kini para nelayan kembali diimbau untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini. Nelayan diminta lebih memperhatikan keselamatan saat berlayar.

Sejumlah wilayah di Bali termasuk Kabupaten Jembrana belakangan ini juga terdampak cuaca ekstrim. Musibah terjadi akibat hujan yang disertai angin kencang. Selain musibah di darat seperti pohon tumbang di beberapa titik bahkan menimpa bangunan hingga menyebabkan kerusakan infrastruktur, musibah juga terjadi di perairan. Sebelumnya musibah pelayaran dialami belasan nelayan di Jembrana. Satu unit perahu Slerek Dinar Istambul 2 tenggelam saat berlayar di sekitar perairan Desa Yeh Kuning sampai Desa Perancak, Jembrana.

Saat kejadian pada Kamis (11/3) perahu ini mengangkut 11 ABK. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 Wita. Perahu yang dinahkodai H. Marjuki bersama tersebut baru saja selesai menangkap ikan di perairan pantai Soka, Tabanan, dan sedang dalam perjalanan kembali menuju dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Saat itu perahu tersebut mengangkut muatan sekitar 5 ton ikan. Saat kondisi cuaca buruk ditengah perairan, perahu tersebut diduga mengalami kebocoran hingga tenggelam. Seluruh ABK berhasil menyelamatkan diri.

Dari 11 ABK, sebanyak 4 orang ABK naik di sampan kecil yang ada di perahu sedangkan 7 orang lainnya dipindahkan ke perahu Dinar Istambul 1 serta dievakuasi menggunakan bantuan perahu dari pelabuhan Pengambengan. Sekitar pukul 22.30 Wita seluruh Abk tiba di PPN Pengambengan dalam keadaan selamat. Kasat Polair Polres Jembrana AKP I Nyoman Arnama Susanto, Selasa (19/3/2024), mengakui adanya musibah di perairan tersebut. Menurutnya akibat kejadian tersebut, pemilik perahu Avent Yacob mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian material meliputi 1 unit perahu, 1 unit mesin mitsubishi 123 PK, 3 unit mesin yanmar masing masing 30 PK, 1 unit mesin Genset, dan ikan sekitar 5 ton," ungkapnya.

Pascamusibah ini pihaknya kembali menghimbau para nelayan agar tidak memaksakan berlayar saat kondisi gelombang tinggi, angin kencang dan hujan deras. Nelayan juga diminta melengkapi sarana keselamatan berlayar serta tidak melebihi muatan saat berlayar. Info cuaca dari BMKG juga diharapkan terus diperhatikan. "Apabila mengalami kendala saat berlayar, segera hubungin petugas Polair, Basarnas, KSOP dan isntansi terkait lainnya," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.